Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
"Aku tidak mau dilangkah. Aku tidak mau mengalah lagi." "Kalau begitu, menikahlah, lalu adikmu menyusul." Bapak memberikan perintah yang lebih gila lagi. "Memang, Gemintang mau dinikahkan dengan laki-laki seperti dia? Di depan orang-orang dia mengatai Gemintang pelacur!." "Bukan urusanmu. Harus ada yang tanggung jawab." Kali ini Mama yang bersuara. "Ah, ya." Laela tersinggung. "Ini bukan urusanku. Urusanku itu hutang orang tua dan uang sekolah adik-adik, ya?" "Laela!" "Kenapa juga, namaku Laela? Orang-orang memanggilku Lele! Ya, ikan Lele! Gemintang, Bintang dan Lintang. Kenapa cuma aku yang beda sendiri? Lele itu ikan kolam yang makan tahi!" "Dalam situasi ini, kamu mempermasalahkan itu? Kamu ternyata masih anak-anak!" "Ya! Aku masih anak-anak. Aku ini anak Mama juga! Jadi, di antara anak-anak Mama, kenapa cuma aku yang selalu berkorban?" * Dalam hati, Laela mulai menghitung teman-temannya yang sudah menikah. 32 tahun, usianya. Cuma dirinya yang tersisa. Bagaimana mau menikah? Cinta pertamanya pergi karena dirinya terlalu sibuk. Tabungannya habis untuk bayar hutang Mama, dan sekolah adik-adik. Sekarang, Gemintang yang dibiayainya malah mau melangkahinya. Benar-benar tragis. Dua bulan--waktunya sesingkat itu untuk menikah, kalau tidak mau dilangkahi. Pada akhirnya, dia menikah dengan terpaksa, dengan orang yang berakhir mati di tangannya.