Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Soal uang sekarang jadi masalah buat hampir semua orang. Cari susah. Pegang sebentar, habis. Mau ngeluh juga percuma. Orang berangkat pagi, pulang capek, besok diulang lagi. Bukan karena mau, tapi karena harus. Hidup jalan kalau uang ada. Terus ada satu orang. Kelihatannya nggak ke mana-mana. Tiap lewat, dia ada.
Pagi ada. Siang ada. Sore juga masih di rumah. Nggak kelihatan kerja. Nggak kelihatan sibuk. Tapi hidupnya tetap jalan. Dan di situlah mulai kerasa bedanya. Uang jadi masalah buat semua orang— tapi entah kenapa, nggak kelihatan jadi masalah buat dia.
Awalnya cuma kepikiran. Lalu kepikiran itu mulai disambung-sambung. Orang mulai nebak sendiri-sendiri. Diterka ke mana-mana. Setiap lihat hal kecil, langsung dicocok-cocokin dengan dugaan masing-masing. Yang satu bilang begini. Yang lain bilang beda lagi. Nggak ada yang benar-benar yakin, tapi omongan keburu jalan. Pemuda itu tetap diam. Dan diamnya malah bikin semua terkaan terasa makin mungkin.
Cerita ini mulai dari situ. Dari uang yang bikin semua orang pusing, dan satu orang yang kelihatannya nggak ikut pusing. Apa yang sebenarnya terjadi, belum ada yang bisa nunjuk dengan pasti— tapi semua sudah keburu punya ceritanya sendiri.