Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Tahun 2055 di dimensi kedua, Pulau Jawa terbelah, hingga terbentuk selat raksasa yang menganga lebar, dan Perang Dunia III meluluhlantakkan segalanya. Revan terbangun di tengah kehancuran. Bersama Sasti, ia menyusuri reruntuhan, rahasia waktu, dan dipertemukan dengan versi dirinya sendiri yang lebih tua dari tahun 2095. Sebelum perang meletus, Presiden Rangga Kamisono tewas dibunuh Raja Dlogok dari Negeri Urinka. Sehingga tampuk kekuasaan jatuh ke tangan Raja Dlogok. Bertameng kekejaman dan berjubah darah, Urinka—negara digdaya itu telah banyak mencaplok negeri-negeri lain di sekitarnya. Ketika masa lalu, masa depan, dan dimensi lain saling bersinggungan, Revan harus memilih antara mengubah takdir, atau membiarkan sejarah menelan segalanya. Berbekal catatan misterius milik Sang Penyusup Waktu yang bernama Robert Sunandar, Revan bertualang dan menyingkap rahasia kelam—termasuk tragedi Tumbal Palawija, ketika sepuluh kepala rakyat jelata dipenggal lantas dipajang di depan gedung pengadilan, termasuk kepala ayahnya Revan. Mampukah Revan menemukan benang merah dan jalan keluar dari kemelut dunia yang jalin-jemalin tak berujung?
Novel ini adalah kisah distopia tentang kekuasaan, pengkhianatan, dan harga sebuah bangsa yang terinjak-injak oleh keserakahan manusia.
Pada 2024, Kawanan Pemintal Benang adalah cerpen, lantas dikembangkan menjadi sebuah novel di awal tahun 2025.