Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Apa jadinya jika hari pertamamu masuk kerja dinodai oleh keputusan bodoh kakakmu mendadak berhenti bekerja dan menjadi pemalas konyol? Aku Sophia, seorang yatim piatu yang tinggal bersama kakakku. Sebagai blasteran indo-belanda, teman dan rekanku sering memuji kecantikanku. Bukannya narsis, aku memang cantik. Dari 280 juta penduduk, mungkin hidupku termasuk beruntung. Setelah lulus kuliah, aku langsung bekerja di perusahaan farmasi terkenal berkat algoritma media sosial. Direktur Liem - pria tampan dan baik hati yang aku kenal lewat IG - memberikanku merekomendasi. Jalur orang dalam? Bukan nepotisme, ini koneksi. Tapi semua itu berubah ketika negeri api menyerang. . . maksudku ketika kakakku mendadak dirasuki "hantu aneh". Mas Bram mendadak berhenti bekerja tepat di hari pertamaku bekerja. Dia mengomel sering dimarahi bosnya hanya karena baris kode kurang rapi. Sekarang, Kakak menjadi pemalas, tukang rebahan, suka memakai kaos bolong, dan rekanku mengujingku karena tingkah konyolnya. Aku sering menasehatinya supaya dia peduli terhadap masa depannya, tapi dia hanya tersenyum bodoh, "Selama Adik di sini, Kakak sudah puas." Omong kosong! Kakak hanya pemalas egois. Hari itu, aku diundang Direktur Liem makan malam di restoran bintang lima. Aku harus tampil sempurna. Aku ingin naik jabatan. Itu bukan demi diriku, mengerti? Ini demi kesejahteraan keluargaku. Tapi semuanya hancur. . . Kakak berbuat onar. Dia merusak acara makan malam dan mempermalukanku di depan bosku. Aku menepuk jidatku. Mas Bram berhentilah menganggu Sophia!