Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Untuk tetap memiliki tempat tinggal, Rani Widyawati yang seorang yatim-piatu setiap hari harus memberi uang setoran hasil dari ia berdagang gorengan di sekolah kepada Suroto, pakdenya. Rutinitas itu terus berjalan dan lama kelamaan membuat Rani merasa muak. Hingga suatu hari, Rani tanpa sengaja mengangkat telepon dari ponsel pakdenya. Keadaan berubah seketika. Rani mengetahui bahwa sang Ibu, Mariana, yang selama ini dikabarkan telah meninggal, ternyata masih hidup dan tinggal di kota Bekasi. Atas saran dari ibunya, Rani diam-diam mencari cara untuk kabur dari rumah dan menyusul ibunya. Akan tetapi, Suroto mengetahui gelagat Rani dan berusaha menghalangi Rani untuk bertemu Mariana. Perdebatan tentang sertifikat rumah pun menjadi tonggak permasalahan ketika hak waris dari rumah yang selama ini ditempati Rani adalah sepenuhnya milik Rani Widyawati. Akankah Rani tetap mempertahankan rumahnya dan melawan Suroto, atau ia akan memilih tinggal bersama sang Ibu bersama keluarga barunya?