Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Bagi Arbi, setiap kata yang keluar dari mulut Bima, ayahnya, tak lebih dari sekadar dongeng usang dan janji-janji kosong. Sebagai putra sulung, ia muak melihat ayahnya terus bersandiwara tentang kejayaan fiktif di tengah gubuk mereka yang mulai lapuk. Kebencian Arbi tumbuh subur di antara tumpukan dusta yang ia yakini sebagai bentuk ketidakmampuan seorang kepala keluarga.
Namun, sebuah kotak kayu di sudut gudang yang berdebu mengubah segalanya.
Satu per satu rahasia mulai tersingkap. Di balik bualan yang Arbi benci, ternyata tersimpan sebuah pengorbanan yang tak pernah terbayangkan. Arbi tersadar bahwa setiap kebohongan ayahnya adalah tameng yang melindungi mereka dari kejamnya realita, meski harus dibayar dengan setiap sisa napas sang ayah.
Ketika kebenaran akhirnya terungkap, apakah permintaan maaf Arbi masih memiliki waktu untuk sampai ke telinga pahlawan yang terlanjur ia hakimi?
Sebuah kisah tentang prasangka, rahasia di balik meja makan, dan penyesalan yang datang saat segalanya telah menjadi debu.