Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Jailani masuk penjara dengan amarah yang ia pikir sudah tahu ke mana harus pergi. Ia salah. Di sel tiga kali empat meter yang lampunya tidak bisa dimatikan, seorang mantan menteri yang terbiasa menggerakkan dunia dengan satu tanda tangan belajar satu hal yang tidak ada dalam kurikulum kekuasaan mana pun: cara ada tanpa harus menjadi apa-apa. Di luar, Anne — istrinya, perempuan yang sudah dua puluh tahun menyimpan kecerdasannya di dalam dus karena tidak ada yang memintanya keluar — justru berjalan masuk ke dalam kegelapan yang sama. Menyusuri konspirasi yang menghancurkan suaminya. Kehilangan satu per satu hal yang ia kira miliknya. Dua orang yang bergerak ke arah berlawanan. Jailani menuju ke dalam. Anne menuju ke luar. Keduanya menuju sesuatu yang sama: pertanyaan tentang siapa mereka ketika semua yang menutupi diri mereka sudah habis terkupas. Ini bukan novel tentang kemenangan. Bukan tentang keadilan yang sepenuhnya tercapai. Ini novel tentang dua orang yang menemukan bahwa rumah bukan tempat yang tidak pernah goyah — melainkan tempat yang masih bisa ditemukan bahkan setelah segalanya pernah runtuh.