Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Sipnosis: "Selamat pagi, Nova. Sudah siap menyelamatkan dunia hari ini?"
Nova percaya dia adalah bagian dari Tim Zodiac, unit pahlawan elit yang tinggal di sebuah apartemen mewah sekaligus sekolah bagi para "terpilih". Bersama boneka beruang kesayangannya, Tedi, ia berjuang melawan monster-monster yang mengancam kedamaian.
Namun, ada retakan di langit dunianya. Nova mulai menyadari bahwa setiap suntikan "cairan energi" dan setiap nasihat para mentor menyimpan rahasia kelam. Di tengah krisis identitas yang menghimpit, Nova harus memilih: mematuhi takdir yang dituliskan untuknya, atau menghancurkan Sang Pengetahuan Agung—Deterlualis—meskipun itu berarti ia harus memikul bangkai dewa di dalam jiwanya.
Ini adalah awal dari akhir. Sebuah petualangan tentang cinta yang gila, identitas yang terbelah, dan pelukan hangat di tengah kiamat logika.
Pengenalan karakter: Nova (Vanguard): Protagonis yang terjebak dalam kecemasan akut. Dia adalah korban toxic positivity institusi yang dipaksa tersenyum sambil menelan pil penenang. Kegugupannya adalah tanda bahwa jiwanya menolak realitas yang dipaksakan.
Clara: Sang pemarah yang jutek. Kemarahannya sebenarnya adalah mekanisme pertahanan diri agar tidak ada yang bisa melihat kerapuhannya. Dia adalah api yang membakar dirinya sendiri.
Ilham: Karakter tragis yang fobia terhadap dirinya sendiri (autophobia/eisoptrophobia). Dia mungkin takut melihat cermin karena dia tidak mengenali siapa yang ada di sana, atau takut akan potensi bahaya yang ia simpan.
Ken: Pahlawan dengan kompleksitas "merasa paling benar" (righteousness complex). Dia menindas dan memalak Hiro lain sebagai cara untuk merasa berkuasa di tengah ketidakberdayaannya di bawah kendali institusi.
Sahsha: Si pelamun yang pikun. Dia adalah simbol dari seseorang yang "jiwanya sudah mulai memudar". Melamun adalah caranya kabur dari kenyataan pahit, hingga ia lupa siapa dirinya sendiri.
Premis: Di balik dinding putih "Akademi", Nova adalah pahlawan pembela kebenaran. Namun, apa jadinya jika musuh terbesarnya adalah kenyataan, dan kekuatannya hanyalah sisa-sisa bangkai dewa yang sekarat?