Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Kirana, 24 tahun, adalah generasi yang marah pada segalanya lewat layar tapi tidak pernah benar benar bertindak sampai ia menemukan kotak kayu peninggalan kakeknya.
Di dalamnya, terdapat empat puluh tahun catatan rahasia seorang pegawai negeri yang diam-diam menyaksikan korupsi dan kebohongan birokrasi, tapi tidak pernah cukup berani membagikannya.
Terinspirasi oleh catatan itu, Kirana mengubah ruang tamu rumahnya menjadi "Museum Birokrasi Nasional" memajang bukti-bukti kerusakan yang selama puluhan tahun dibiarkan: proyek irigasi yang tidak pernah dibangun, jalan yang tidak pernah diperbaiki, pengaduan warga yang tidak pernah ditindaklanjuti.
Satu per satu, orang-orang yang selama ini diam mulai mendekat: Sekar, aktivis media sosial yang lelah berteriak tanpa hasil; Pak Harto, birokrat pensiunan yang menyimpan penyesalan selama tiga dekade; bahkan Direktur Kusuma, pejabat yang datang untuk mengancam, tapi pulang membawa arsipnya sendiri.
Namun setiap langkah maju berhadapan dengan harga yang harus dibayar akun diblokir, ancaman resmi, dan keluarga yang harus memilih antara rasa aman dan keberanian untuk akhirnya bicara jujur di meja makan yang selama ini sunyi.
Generasi Nozzel adalah kisah tentang keluarga, warisan trauma birokrasi, dan bagaimana satu keputusan sederhana untuk mencatat bukan berteriak atau diam bisa memutus siklus ketakutan yang diwariskan turun-temurun.
Meski perubahan yang datang tidak pernah sesederhana dan secepat yang diharapkan.