Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Jika orang tuamu memutuskan untuk memiliki satu anak saja dalam hidup mereka lalu kamu hadir sebagai sesuatu ketidaksengajaan, apakah itu salahmu?
Kata ibu, dia mengalami kehamilan yang berat serta nyaris mati saat proses melahirkanku.
Kata ayah, dia belum sanggup secara ekonomi untuk membiayai dua anak saat aku lahir. Dia tidak siap dengan kelahiranku.
Lalu kata kakek dan nenekku, harusnya aku lahir laki-laki agar menjadi pelengkap di keluargaku.
Dan kata bibiku, ibu nyaris meminum obat penggugur kandungan saat mengetahui bahwa ia telah hamil 3 bulan. Alasannya karena dia harus kembali bekerja setelah cuti lama setelah melahirkan dan merawat kakakku. Dia akan dipecat dan menjadi bahan gunjingan jika terus mengajukan cuti.
Lalu apakah semua itu salahku? Apakah aku seharusnya memang tidak lahir di keluarga ini? Ngomong-ngomong soal keluarga, apa sebenarnya keluarga itu? Apakah itu hanya sebuah elemen dari ibu, ayah dan anak yang tinggal dalam satu rumah atau hanya sebatas foto berbingkai yang bisa dipamerkan di ruang tamu? Coba jelaskan apa itu keluarga, karena aku tidak pernah merasakan memiliki keluarga sekalipun aku memilikinya.