Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Ada 4 Orang tinggal di satu kontrakan. Mereka saling berbagi luka, namun tidak saling menjilat luka.
Ada yang naif, ada yang kekanak-kanakan dan ada yang mencoba bersikap dewasa, semuanya bersatu di satu atap yang sama dengan tujuan yang berbeda.
Mereka memiliki sudut pandang dan pengambilan keputusan yang berbeda di tengah masalah utama yang dihadapi empat tokoh tersebut, si naif tugas sekolah merupakan hal yang penting karena itu tanggung jawabnya sebagai seorang pelajar, yang kekanak-kanakan ingin bersenang-senang setiap waktu yang ada meskipun ada masalah besar dihadapannya ia mengganggap begitu santai terkesan menyepelakan, dan yang mencoba bersikap dewasa ada dua tokoh yang bertentangan namun saling memahami menimbangkan antara rasional, logika dan penyebab mendasar terjadi.
Mereka berempat sering menghabiskan waktu bersama, ketika sudah bertemu ketemu titik akhir cerita yaitu kelulusan. Satu pertanyaan akan muncul dibenak mereka, "Aku beruntung bertemu sama mereka bertiga di sekolah tersebut. Tetapi, ketika berpisah rasanya begitu menyakitkan gak ingin melepaskan mereka. Apakah ini perasaan ku sendiri atau mereka berpikiran yang sama?"