Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Katrina menolak perjodohannya dengan satu alasan sederhana: Pangeran Haris terlalu dingin. Bagi Katrina, hidup bersama pria yang hampir tidak pernah tersenyum terdengar seperti hukuman seumur hidup.
Namun semuanya berubah ketika ia mengetahui sesuatu yang tidak ia duga.
Di balik sikap tenang dan kata-kata singkatnya, Pangeran Haris ternyata diam-diam membantu banyak orang miskin membangun kehidupan baru. Dan yang lebih aneh lagi, pangeran yang terlihat seperti "kulkas berjalan" itu justru mulai menunjukkan ketertarikan pada Katrina.
Masalahnya, Katrina masih keras kepala. Haris juga bukan tipe orang yang mudah membuka hati.
Ketika mereka dipaksa menghabiskan waktu bersama untuk saling mengenal, percakapan canggung, perdebatan kecil, dan kesalahpahaman lucu mulai terjadi.
Tetapi di balik semua itu, ada satu rahasia yang perlahan terungkap... tentang sakit kepala misterius Haris. . . dan ramuan herbal yang mungkin justru membahayakannya.
Di antara kewajiban kerajaan, perjodohan yang tidak diinginkan, dan dua hati yang sama-sama keras kepala, Katrina dan Haris harus memutuskan satu hal penting:
Apakah mereka akan tetap menjadi dua orang asing yang terjebak dalam takdir. . . atau berani membuka hati untuk sesuatu yang tidak pernah mereka rencanakan?