Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Kematian sang pemeran utama teater amal membuat pentas seni itu sempat tak terurus. Hingga teater amal dilanjut, Sahara semakin malas. Semenjak Binar pergi, orang-orang teater menjadi lebih menyebalkan. Berita bunuh dirinya cepat menyebar. Kabarnya, ada yang melihat hantu kepala ember di toilet belakang gedung olahraga. Sahara tidak tahu dari mana gosip itu berasal. Yang Sahara tahu, kalau Valeska menikmati peran utama Binar sekarang. Rasa benci membuat Sahara berandai-andai bahwa, pisau mainan yang digunakan membunuh pemeran utama itu asli. Hingga, khayalan menjadi kenyataan Sahara malah ikut bertanya, siapakah yang menukar pisau itu? Pertanyaan kebenaran mengenai kematian Binar pun kembali muncul.