Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Banda meninggal pada hari yang seharusnya menjadi hari paling membahagiakan dalam hidupnya. Sebuah perjalanan sederhana di tengah hujan berubah menjadi tragedi yang merenggut nyawanya. Di hadapan kerumunan orang dan sirine ambulans yang datang setelahnya, hidup Banda berakhir begitu saja. Sementara itu, Naira hanya menyaksikan seluruh dunia runtuh dalam satu hari. Kematiannya mulai dikabarkan terus-menerus. Orang-orang memberinya harapan bahwa Banda telah bahagia di dimensi yang lain. Namun, setiap kali Naira ingin percaya, setiap itu juga tidak bisa sebab Naira tahu satu hal yang tidak dimiliki orang-orang di sekitarnya. Duka yang terlalu besar membuat Naira menutup diri dari kehidupan. Hingga satu malam, setelah tertidur dalam kekelalahan dan kehilangan yang tidak tertahankan, Naira terbangun dalam keadaan yang mustahil. Waktu kembali, bukan beberapa menit, bukan beberapa jam, melainkan beberapa hari sebelum kematian Banda terjadi. Semua orang masih menjalani hidup seperti biasa. Kota masih sama. Hujan belum turun, kecelakaan tragis belum terjadi. Hanya Naira yang membawa satu hal dari masa depan: ingatan tentang kematian Banda. Bagi Naira, yang telah tersiksa oleh penyesalan, kematian, dan rasa bersalah terus-menerus, ini adalah kesempatan kedua. Kesempatan untuk menyelamatkan orang yang paling dicintainya. Namun mengubah takdir ternyata jauh lebih rumit daripada mencengah sebuah kecelakaan itu sendiri. Ia berhadapan dengan pola takdir yang semakin liar menyerang, mengintai, dan memburu setiap gerak-geriknya. Setiap keputusan yang berhasil menyelamatkan Banda justru melahirkan kejadian-kejadian yang janggal yang bahkan lebih tragis dari kematian Banda itu sendiri. Kota menjadi chaos, puluhan nyawa melayang, dan orang-orang disekitarnya menjadi pengganti serta terlibat kecelakaan. Pola itu terus berusaha mengembalikan keseimbangan yang telah terusik. Di tengah kekacauan itu, Banda mulai mengalami serangkaian dejavu. Potongan-potongan kejadian yang hilang ketika dirinya mati muncul perlahan. Wajah-wajah asing terasa akrab. Tempat-tempat yang berlum pernah dikunjungi terasa pernah dilalui. Hingga akhirnya bertemu dengan Sabda, seorang lelaki tua berusia seabad yang hidupnya dipenuhi kisah tentang kematian. Dari pertemuan itu, perlahan terungkap sebuah pola yang lebih mengerikan daripada kematian itu sendiri. Bahwa sebagian orang pernah mati. Bahwa sebagian orang pernah kembali. Dan bahwa pola takdir tidak pernah benar-benar kalah. Ia hanya mencari pengganti dan bagi yang melawannya ia akan hidup sangat lama, tidak bisa mati, serta sangat menderita. Ketika cinta, kehilangan, dan kematian saling bertabrakan, Banda dan Naira harus menghadapi satu pernyataan yang tidak memiliki jawaban: jika orang yang paling kau cintai bisa diselamatkan, tetapi seseorang yang lain harus menggantikannya, apakah kau tetap akan melakukannya?