Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Hari itu, Adrian ditemukan tak sadarkan diri di rumah kosong. Tidak ada yang tahu apa yang baru saja menimpa pemuda itu. Satu hal yang pasti, di sela rintihan kesakitan yang mengudara, hati Adrian terpaut jauh pada ibu dan adiknya. Kebencian pada hidup pun makin mengerucut di hati Adrian. Selama ini dia sudah berusaha berdamai dengan takdir yang Tuhan gariskan. Namun, kekecewaannya pada Pak Izwar malah menambah luka yang besar di hati Adrian. Dia tidak pernah mengerti bagaimana caranya keadilan di dalam hidup ini bekerja. Sebab, yang dia dapatkan hanyalah angan semu yang berhasil meluluhlantakkan perasaannya. "Waktu tidak akan pernah kembali. Namun kenangan di dalamnya akan tetap hidup di dalam hati dan ingatan."-Adrian.