Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Ghufran AlGhifari tidak pernah percaya bahwa cinta harus menjadi tujuan hidup. Baginya, hati adalah amanah yang harus dijaga, dan urusan jodoh lebih baik diserahkan sepenuhnya kepada Allah.
Sampai Afra Nailah hadir.
Bukan sekadar kecantikannya yang membuat Raihan terpikat, tetapi keteguhan iman, kelembutan akhlak, dan caranya menjalani kehidupan dengan penuh kesabaran. Anehnya, semakin Ghufran berusaha menjaga jarak, semakin kuat pula perasaan yang tumbuh di dalam hatinya.
Namun mereka memilih untuk tidak menjadikan cinta sebagai alasan untuk melanggar batas. Mereka belajar mencintai tanpa memiliki, merindukan tanpa menuntut, dan mendoakan tanpa memaksa takdir.
Ketika Ghufran akhirnya memberanikan diri datang kepada keluarga Afra, cinta mereka justru diuji oleh perbedaan latar belakang, persoalan ekonomi, masa lalu keluarga, dan penolakan orang-orang terdekat.
Akankah mereka tetap bertahan?
Ataukah cinta harus mereka lepaskan demi menerima ketetapan Allah?
Di antara air mata, doa-doa panjang, jarak, dan penantian, Ghufran dan Afra perlahan memahami bahwa cinta sejati bukanlah tentang seberapa kuat seseorang mempertahankan orang yang dicintainya.
Cinta sejati adalah ketika dua hati bersedia tunduk kepada kehendak-Nya.
Dan ketika akhirnya Allah mempersatukan mereka dalam ikatan suci, mereka menyadari bahwa pernikahan bukanlah akhir dari kisah cinta.