Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Terlahir dengan tanda lahir di kening dan mata batin yang tak pernah ia minta, Ken tumbuh dalam kedamaian sederhana kawasan Sewan, Tangerang. Bagi pemuda delapan belas tahun itu, dunia tadinya hanya seputar sekolah, denyut kehidupan Tionghoa Benteng, kehangatan keluarga dan babi-babi peliharaan mereka.
Namun, pencarian atas asal-usul dirinya mendadak membuat hidupnya berbalik arah. Ken tanpa sengaja mengetuk pintu masa lalu yang terkunci rapat—sebuah luka menganga dari kelamnya Geger Pacinan 1740, prahara 1965, masa Orde Baru, dan puncaknya pada Kerusuhan Mei 1998.
Teror tak kasat mata dari tepian Cisadane dan bayang-bayang arwah para leluhur menyeret Ken ke dalam pusaran harus diselesaikannya. Di tengah himpitan rasa bersalah generasi terdahulu dan sekat-sekat prasangka, Ken harus berhadapan langsung dengan misteri masa lalu yang menuntut jawaban.
Mampukah Ken menembus dendam sejarah untuk merajut kembali takdir keluarganya? Ataukah kepahitan tragedi itu akan selamanya mengurung jiwanya dalam bayang-bayang masa lalu?
Sebuah balada tentang keberanian, pencarian jati diri, dan ketabahan manusia di tanah pertiwi.