Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Arka Maheswara punya segalanya. Perusahaan teknologi terbesar di Jakarta. Wajah yang tidak pernah salah angle. Dan hidup yang berjalan persis seperti yang direncanakan — rapi, terkendali, sempurna. Sampai suatu hari, layar komputernya mengetik sendiri dua kata: KE SANA. Dan "sana" ternyata adalah desa pesisir Balikpapan — tempat yang bahkan tidak ada dalam itinerary hidupnya. Di sana ia bertemu Lira Wulandari. Perempuan sederhana yang menyapu teras rumah panggungnya sambil berdebat dengan dunia yang suka nge-lag. Tidak glamor. Tidak ambisius. Tidak tertarik pada CEO mana pun. Masalahnya — dunia rupanya sudah punya rencana sendiri. Lampu berkedip tanpa sebab. Slide presentasi berganti sendiri. Dan setiap kali Arka berada dekat Lira, semesta seperti mengangguk pelan: nah, ini dia. Dibantu Danu — CFO paling deadpan se-Indonesia — dan Rani, PR Manager yang proaktifnya sudah melewati batas wajar, Arka harus menghadapi kenyataan bahwa ada satu hal yang tidak bisa ia kelola dengan spreadsheet: Perasaannya sendiri. CEO Bucin adalah romansa meta-komedi tentang dua dunia yang bertabrakan, seorang Narator yang terlalu ikut campur, dan satu pertanyaan sederhana yang ternyata paling sulit dijawab: Seberapa nekat kamu untuk hal yang paling benar dalam hidupmu?