Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Di panggung politik Jakarta, kejujuran adalah bentuk bunuh diri.
Baskara Adhiyaksa memiliki segalanya: wajah yang tampan, elektabilitas yang meroket, dan Alina—istri sempurna yang merupakan putri dari kingmaker politik paling ditakuti. Di mata publik, Baskara adalah simbol "Family Man" yang bersih dan berintegritas.
Namun, di balik pintu tertutup apartemen mewah di Jakarta Selatan, Baskara memiliki Veara Anjani. Seorang art director cerdas yang bukan sekadar simpanan, melainkan arsitek di balik citra modern Baskara. Vea tidak menuntut uang; ia menuntut pengakuan.
Ketika skandal perselingkuhan itu tercium, ini bukan lagi sekadar drama rumah tangga. Ini adalah ancaman bagi investasi triliunan rupiah.
Alina tidak menangis; ia menyusun strategi. Pak Hermawan tidak marah; ia menyiapkan "pembersihan". Dan Vea tidak diam; ia memegang kartu As yang bisa meruntuhkan segalanya.
Dalam pertarungan di mana cinta hanyalah alat tukar dan moralitas adalah naskah pidato, siapa yang akan bertahan saat lampu sorot dimatikan? "Sebagian orang naik dengan mahkota. Sebagian lain belajar hidup tanpa nama."