Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Keluarga dan teman-temannya mengira Seo Yeon sudah kehilangan akal. Bagaimana mungkin seorang perempuan yang hidup dalam kemewahan rela meninggalkan semuanya hanya demi sebuah keyakinan?
Namun, tak seorang pun tahu alasan di balik keputusan besar itu.
Beberapa saat lalu, Seo Yeon baru tiba di rumah setelah perjalanan panjang mengelilingi Indonesia bersama adiknya, Hae-rin.
Seharusnya ia merasa lega karena akhirnya kembali ke rumah.
Namun, yang memenuhi hatinya justru kegelisahan.
Sebab perjalanan itu telah mempertemukannya dengan sesuatu yang tidak pernah ia cari—tetapi perlahan mengubah cara pandangnya tentang hidup, keluarga, dan keyakinan.
Dan ketika akhirnya ia berani mengambil keputusan yang mengubah seluruh hidupnya, Seo Yeon harus menghadapi satu hal yang jauh lebih berat: kehilangan keluarganya demi mempertahankan keyakinan yang baru saja ia temukan.
Bidadari dari Negeri Ginseng, sebuah kisah tentang perjalanan seorang perempuan menemukan keyakinan, menghadapi kehilangan, dan memahami bahwa terkadang jalan pulang bukanlah tentang kembali ke tempat semula, melainkan menemukan tempat di mana hati akhirnya merasa tenang.