Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Banyak orang yang sibuk mengingatkan bahayanya screen time bagi anak kecil, tapi sedikit yang mengingatkan bahwa screen time jauh lebih berbahaya bagi orang tua.
Masalahnya, Airani terjebak di antara keduanya.
Setelah dia menjadi korban PHK massal dan banting setir bekerja sebagai virtual assistant, orang tuanya beranggapan kerja dari rumah yang dilakukannya adalah perkara gampang. Tinggal duduk di depan laptop, berbicara dalam bahasa Inggris, dan menghasilkan dolar. Lalu dia bisa dimanfaatkan untuk menjaga Nab, keponakannya yang berusia tiga tahun, sekaligus jadi dompet berjalan orang tuanya yang kerap COD barang tidak berguna. Mereka menganggap uang dan waktu Airani banyak. Dan sebagai anak sulung di keluarga, Airani kerap diposisikan sebagai problem solver atas segala masalah di rumah.
Yang keluarganya tidak tahu, masalah-masalah itu membuat ‘baterai" dalam dirinya di ujung tanduk. Bahkan impiannya untuk segera menikah dengan Omeir demi bisa hengkang dari rumah terancam gagal. Dia tidak ingin menyeret orang yang disayanginya ke dalam kemelut keluarganya.