Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Di sudut remang Kafe Semikolon, waktu seolah melambat dan sengaja menyisakan ruang bagi jiwa-jiwa yang enggan menepi. Bagi Aruna, setiap jepretan lensa kameranya adalah usaha sunyi untuk membekukan waktu, sebuah cara merebut kembali kendali atas hidupnya yang sempat hancur berkeping-keping. Namun, di kafe inilah matanya tertumbuk pada sebuah tanda tanya besar bernama Malik di episode hidup barunya. Dua penyintas dari tragedi rel yang sama ini kini terjebak dalam ruang jeda yang mereka bangun sendiri. Di antara kepulan uap kopi hitam dan rahasia yang terkunci rapat, takdir memaksa mereka untuk mengeja kembali sisa-sisa ingatan yang compang-camping. Mereka segera menyadari bahwa melarikan diri adalah kesia-siaan, sebab kereta itu sudah lama berlalu, tetapi gemertaknya masih menetap di lipatan hati, dan terekam di lensa yang retak.