Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Bagi Senandung Senja, dunia hanyalah ruang gelap yang puitis hingga Bima Sakti datang melukiskan warna lewat rangkaian kata. Bima adalah langit malamnya; tinggi, indah, dan penuh misteri.
Senja berjanji, jika suatu hari jendela matanya terbuka, Bima harus menjadi orang pertama yang ia lihat.
Namun, Senja tak pernah tahu bahwa di balik setiap warna yang Bima bisikkan di taman, tersimpan rahasia yang mengubah hidup mereka. Di balik langkah Bima, berdiri Bumi Aksara, seorang dokter spesialis mata yang diam-diam telah mengorbankan segalanya demi menyelamatkan Senja, jauh sebelum takdir mempertemukan mereka.
Hingga suatu hari, keajaiban benar-benar datang. Melalui transplantasi kornea, perban di wajah Senja akhirnya dibuka. Kini ia dapat melihat dunia yang selama ini hanya hidup dalam imajinasinya.
Namun, pada hari yang sama, Bima menghilang tanpa jejak.
Di tengah kehilangan yang tak mampu ia mengerti, Senja mulai membuka buku catatan peninggalan Bima. Lembar demi lembar aksara di dalamnya tidak membawanya menemukan seseorang yang ia cari, melainkan menyingkap rangkaian pengorbanan yang selama ini disembunyikan darinya.
Ada seseorang yang mencintainya dalam diam. Bergerak dalam senyap. Menukar luka, air mata, dan kehilangan menjadi cahaya di kedua matanya.
Kini, Senja berdiri di persimpangan.
Haruskah ia tetap mendongak mencari Galaksi Bima Sakti yang telah sirna, atau mulai belajar berpijak pada Bumi Aksara yang sejak awal rela menanggung seluruh bebannya?