Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Siang itu, awan mendung tidak berwarna hitam. Namun, putih. Tanda bahwa hujan tidak akan berhenti dalam waktu yang singkat. Tidak ada angin, petir, ataupun kilat. Namun, air hujan turun dengan sangat deras. Membuat pandangan tidak dapat menangkap lebih jauh. Salma menurunkan standart motornya. Wanita itu berjalan memasuki area makam. Duduk bersimpuh di samping batu nisan kedua orang tuanya. Hujan itu menutupi air mata Salma yang terus memaksa menetes di sepanjang jalan. Cukup lama, Salma hanya memandangi nama kedua orang tuanya.
"Bu, bagaimana dengan hariku? Bagaimana dengan hidupku? Apa aku harus tetap diam, agar aku tetap diberi makan dan diberi atap?"
Hidup sebagai seorang istri, seorang ibu, dan juga sebagai seorang menantu memaksa Salma melupakan identitas dirinya sendiri.
Tokoh Utama
Salma
Chapter belum tersedia
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk