Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Reiner, Glen, Shin, dan Leo tak pernah membayangkan hidup tanpa Mary-sahabat yang menjadi pusat tawa, penguat di masa sulit, dan alasan mereka percaya masa depan. Namun kematian Mary merenggut segalanya, meninggalkan empat hati yang hancur dan kenangan yang tak bisa dilupakan.
Waktu berjalan, dan luka perlahan dipaksa untuk sembuh. Dalam upaya berdamai dengan masa lalu, mereka bertemu dengan empat perempuan: Livia, Rury, Stellar, dan Thalia. Dari pertemuan sederhana, tumbuh perasaan baru. Cinta kembali mengetuk, membawa harapan akan kehidupan yang tak lagi dipenuhi luka.
Mereka menikah, percaya bahwa kebahagiaan baru adalah jawaban atas kehilangan lama.
Namun segalanya berubah ketika sebuah rahasia tentang keinginan Mary terungkap.
Rahasia itu mengguncang pernikahan mereka, mengoyak keyakinan tentang cinta dan memaksa empat pria itu mempertanyakan satu hal: apakah mereka benar-benar mencintai perempuan yang kini menjadi istri mereka ... atau hanya berusaha menggantikan seseorang tak pernah benar-benar pergi?
**seri kedua Reminiscene Elegy yang telah diadaptasi ke film dengan judul Winter Elegy.
Saya membayangkan novel ini akan dipenuhi dengan momen-momen emosional, refleksi tentang persahabatan dan cinta, serta perjalanan masing-masing karakter dalam menemukan kebahagiaan setelah masa berkabung.
Kehilangan orang yang dicintai tentu saja sangat menyakitkan. Novel ini menjanjikan perjalanan emosional yang mendalam, mengikuti bagaimana keempat pria tersebut berduka, menemukan harapan baru, dan akhirnya menemukan cinta lagi.