Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Rencana Karto
8
Suka
40,272
Dibaca

Kemarin dulu.

"Uang tinggal 80 ribu." Istrinya menatap Karto dengan memelas.

Karto tercenung.

"Semoga cukup untuk beras dan lauk dua hari. Dan jajan Agha."

Karto menarik napas. Padahal gajian baru lewat dua minggu. Apa daya uang kontrakan dan cicilan bekas biaya rumah sakit ibunya sudah menghabiskan hampir semua angka gajinya.

***

Kemarin.

"Sisa uang, 20 ribu." Karto mengusap wajah istrinya. Di wajah perempuan itu masih ia temukan kesabaran, meski cobaan hidup berkali-kali menamparnya, membuatnya terus bertahan dan bertahan. Karto tahu ada malam-malam ketika istrinya menangis lirih tanpa suara, sambil tidur membelakanginya. Karto tahu.

"Sabar ya ...."

***

Tuan dan Nyonya sudah berangkat. Rumah hanya diisi Karto dan Mbok Nah, pembantu di dapur.

Karto merasa gelisah, ia sudah memikirkan ini sejak semalam. Tak ada cara lain, memang harus begini.

Karto bolak-balik mengawasi kamar Tuan dan Nyonya. Ada banyak perhiasan dan uang tunai di sana. Mbok Nah itu urusan gampang, perempuan tua itu mudah dilumpuhkan.

Karto meraba pisau lipat di saku celana. Ia menyiapkannya untuk persiapan saja. Untuk membuka brankas majikannya sendiri, ia sudah menyiapkan perkakas sejak kemarin. Ia selundupkan masuk dan ia sembunyikan di balik rak di garasi.

Karto merasa amat gugup. Ia berjalan mendekati kamar majikannya.

Bugh!

Sesuatu menghantam kepalanya keras, membuat Karto limbung. Hal terakhir yang ia ingat adalah rengekan Agha si Bungsu, yang ingin dibelikan buku gambar dan pinsil warna lengkap.

***

Mbok Nah menyeret tubuh Karto. Hampir saja si tukang kebun mengacaukan rencananya.

Akhirnya, ia akan punya uang untuk menebus biaya persalinan cucunya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Ini SMK bukan SMA
Yayak
Novel
Benih Terlarang
Iis Susanti
Flash
Sang Penghibur Kerajaan
Jaydee
Flash
Rencana Karto
Irma Susanti Irsyadi
Flash
Pensil Untuk Lira
Hans Wysiwyg
Novel
Miracle Spring
Pamella Paramitha
Flash
Telepon Pagi
Dewi Anjani
Flash
Bronze
Cry Jiwa Yang Bersedih
Anisah Ani06
Flash
PERJAMUAN PENAGIH HUTANG
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Talk to who?
Maisa
Skrip Film
Indah In korea
Galang Vandi Mehisa
Flash
Bronze
Naluri Diskon
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Cewek Gemas
B12
Flash
Bronze
Penghuni Sebelumku (Membicarakan Adam 12)
Silvarani
Flash
Bronze
Tong Ngin Fan Ngin Jit Jong
Alfian N. Budiarto
Rekomendasi
Flash
Rencana Karto
Irma Susanti Irsyadi
Flash
Gadis di Dalam Cermin
Irma Susanti Irsyadi
Flash
Double Chocolate Cake Girl
Irma Susanti Irsyadi
Flash
Pemuda Tampan
Irma Susanti Irsyadi
Flash
Latihan
Irma Susanti Irsyadi
Flash
Inem
Irma Susanti Irsyadi
Flash
Menyetir
Irma Susanti Irsyadi