Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Broken love
9
Suka
28,444
Dibaca

"Kamu selalu begini! Kamu curhat sama aku habis situ ketika aku memberikan kamu hotline supaya kamu bisa curhat ke seorang professional kamu malah menolak! Kamu itu mau bantuan atau tidak?!" Teriakku dengan kesal, Nufail terdiam lalu membuka mulutnya.

"Mau tapi takut saja... Aku takut sama orang asing...." Ujar Nufail sambil menundukkan kepalanya.

"Ugh! Kamu ini menyebalkan banget sih! Aku itu bukan seorang professional! Jadi berhenti curhat ke aku setiap kali kamu punya masalah! Aku tahu kamu ini tidak bermaksud untuk menyakitiku tapi aku merasa digunakan!" Dia mulai menangis lalu memelukku dengan erat.

"Maaf... Maafkan aku... Aku bakal mencari bantuan ke seorang professional kok..." Aku menatapnya dengan tajam. "Awas lho ya kalau kamu berbohong lagi." Ujarku sambil memeluknya kembali.

Tadi aku terlalu galak yah?... Padahal aku hanya menyampaikan perasaanku... Yah... yang penting dia bakal mencari bantuan dari seorang professional, Itulah yang dikatakan oleh hatiku.

"Aku mencintaimu Nufail tapi... Itu bukan berarti kamu jadi seperti ini dan tidak mendapatkan bantuan..." Ujarku sambil memeluknya lebih erat lagi, dia terdiam dan membuang mukanya, sepertinya dia menyembunyikan sesuatu. "Kamu menyembunyikan apa lagi Nuf?" Tanyaku, dia tetap tidak ingin menatapku.

"Yah... mungkin kita harus putus... Aku takut nanti kalau kita masih pacaran aku malah bakal jadi toxic habis situ aku membuatmu stress...." Air mata mulai membentuk di matanya, aku menggelengkan kepala. "Nggak! Aku tidak peduli kalau kamu bakal curhat terus! Pokoknya kita harus tetap bersama! Aku ingin kita bersama sampai kita mati! Pokoknya kita tidak boleh putus!" Sahutku sambil menggandeng tangannya, dia hanya menepis tanganku lalu membuang muka, berpura-pura untuk tmenjadi kuat.

"Kita sudah selesai tidak ada tapi-tapi." Kata dia sambil pergi meninggalkanku, aku terdiam lalu menundukkan kepalaku, air mata mulai jatuh ke lantai, aku pun mulai menangis.

Nufail: "Okay okay, Sampai begini aja sudah selesai."

Rahma: "Kenapa kamu malah pilih untuk putus sama akuuuuuu"

Nufail: "Kan supaya ada drama di roleplaynya."

Rahma: "Hmph! Tapi sudah ada drama karena kamu membuat karaktermu punya masalah mental!"

Nufail: "Ya sudah aku pergi tidur dulu ya."

Rahma: "Baiklah... Aku juga harus pergi juga. Dah Nuf, selamat malam."

Nufail: "Selamat malam juga!"

Kututup ruang percakapan. Kubaca sekali lagi berkas yang baru kubagikan pada Rahma. Entah mengapa, kisah sedih ini membuatku tersenyum.

Tamat

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Aku, Kamu, Dia, dan Mereka Adalah Kita
Neo Kaspara Widiastuti
Flash
Broken love
Hideyo Sakura
Cerpen
Bronze
A Sandwich
elmero_id
Novel
Bronze
Hiraeth
Imas Yulianti
Novel
Bronze
SERENELY
Fajar Qoniah
Novel
HELP
Kismin
Skrip Film
A HEAVEN JUST FOR YOU
Nurul Aini
Skrip Film
Kata Sandi
Fey Mega
Flash
Bronze
Bukan Milikku
Rahmayanti
Flash
Akhirnya Kalian Putus Juga
Agung Satriawan
Flash
SEKALI SAJA
Sera Summer
Flash
Waktu Yang Singkat
Felis Linanda
Flash
KARA
Dew
Flash
Bronze
Akar Belati Bunga Warna-Warni
Silvarani
Cerpen
Bronze
Tetangga Baru
Viola khasturi
Rekomendasi
Flash
Broken love
Hideyo Sakura
Novel
A Blind Fate
Hideyo Sakura
Novel
Bronze
Half Brother's
Hideyo Sakura
Novel
You're Not Alone
Hideyo Sakura
Novel
Lagu Pengantar Tidur Mayat
Hideyo Sakura