Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
Kisah Seorang Gadis Yang Dilarang Mendengar Kata "Cukup" Dalam Hidupnya
0
Suka
69
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

‎Amanda terdiam. Ia takut pacarnya mengucap kata "Cukup" Sejak beberapa tahun lalu dirinya dilarang mendengar kata tersebut.

‎

‎Awal mula terjadi ketika Amanda bermain dengan kata itu untuk mempermainkan monyet peliharaan, David, saat berusia tujuh tahun.

‎

‎Ia berkata, "Cukup, David" berulang kali dalam kondisi apapun. Seperti misal, ketika monyet itu terus menggerogoti bambu di dalam kandang besar.

‎

‎Amanda, selain masih kecil, juga tidak tahu, David adalah jelmaan Maha Brahma. Tepatnya brahma yang sedang diuji untuk naik pangkat menjadi Maha Brahma.

‎

‎Dengan sifat kehewanan yang melekat, dan kuasa istimewa sebagai calon penguasa dunia atas, ia pun mengutuk Amanda.

‎

‎"Cukup dengan kata "Cukup".

‎

‎Amanda serta kedua orang tua dan seluruh penghuni rumah terkejut, mereka tidak menyangka monyet bisa berbicara.

‎

‎Setelah itu David hilang melesat ke udara sebagai cahaya. Ia gagal lulus ujian dan harus mengulang ujian lagi dari awal di semesta berbeda.

‎

‎Awalnya, Sugiono, kakek Amanda, yang memang bebal tak percaya. Ia pun secara serampangan menyebut kata "Cukup."

‎

‎Mendadak Amanda batuk darah, juga pingsan. Saat itulah semua tahu bahwa kutukan David bukan hanya halusinasi massal belaka.

‎

‎Sekarang Amanda berusia enam belas, sudah dewasa, juga sudah memiliki pacar. Ia pun layaknya pemudi lain. Suka K-Pop, suka anime, hang out, dan lain sebagainya.

‎

‎Tapi jelas, ada yang dihindari, yaitu kata "Cukup". Keluarga besar pun semaksimal mungkin tidak mengatakan kata tersebut.

‎

‎Pun keluarga lain yang lahir setelah momen horor tersebut. Mereka diperlihatkan video kutukan dari monyet David, yang entah bagaimana ceritanya, dulu bisa terekam di handphone seluruh keluarga.

‎

‎Supaya tak mendengar kekasihnya mengucap kata "Cukup", Amanda pun meminta maaf dan mengaku bersalah pada sang pacar, yang tahu ia dikutuk oleh kata tersebut. Sebab sebelum menjalani hubungan, Amanda selalu memberi tahu, jika tidak tahu.

‎

‎Karena, hampir semua orang tahu kutukan tersebut. Video kutukan oleh monyet David dulu diupload di berbagai medsos dan viral di masanya. Kakak Amanda yang berinisiatif mengupload di berbagai medsos.

‎

‎Awalnya banyak yang skeptis. Tapi setelah mencoba sendiri dan membuat Amanda muntah darah lalu pingsan, pada akhirnya yang skeptis percaya.

‎

‎Keluarga sempat membawa Amanda ke berbagai orang pintar, tapi semua berkata hal tersebut tidak akan pernah terhapus, karena itu kesalahan Amanda sendiri.

‎

‎Pacar Amanda yang bernama Roy pun paham. Ia memeluk Amanda, dan berjanji tidak akan mengatakan kata terlarang. Amanda menangis di dalam pelukan Roy.

‎

‎Ia merasa lelah. Kapan semua akan berakhir, kapan jiwa David memaafkan dan memutus kutukan padanya. Sambil membelai Amanda, dengan isak yang sama perih, Roy berkata dia tidak tahu, pun tak punya kuasa untuk meredam.

‎

‎Roy berkata, yang bisa dilakukan hanya pasrah. Ia pun berpesan supaya Amanda menjaga lisan dan perbuatan. Supaya semua bisa menjaga diri untuk tidak mengucap kata "Cukup".

‎

‎Amanda mengangguk di dalam pelukan. Ia berharap hidup bisa berubah, bisa berjalan normal seperti kebanyakan orang. Ia sadar kesalahan tetap kesalahan. Hukuman sudah berjalan.

‎

‎Saat ini yang bisa ia lakukan hanya pasrah menjalani. Karena Amanda tahu, melawan semesta hanya akan membuat karma buruk terus bertumbuh. Ya, Amanda hanya bisa pasrah. Selamanya pasrah.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Flash
Kisah Seorang Gadis Yang Dilarang Mendengar Kata "Cukup" Dalam Hidupnya
Rere Valencia
Cerpen
Hedonisme Bos Cendol
Doddy Rakhmat
Komik
Bakwan jagung
Melinda Sintawati
Cerpen
Bronze
Tetangga Freak!
Moon
Flash
Bronze
Bukan Pantun
Amishofi
Cerpen
Diet Fotosintesis Demi Motor
cahyo laras
Flash
Rindu
Aulia Khusna
Flash
Kos-Kosan Paling Ramai Sedunia
Penulis N
Flash
Bronze
Ngabuburit ke Bioskop
Rere Valencia
Flash
Bronze
Putri Kami
Rere Valencia
Cerpen
Gadai Emas Bonus Cerita
Malichatus Sa'diyah
Cerpen
Standar Kenyang Indonesia
Rie Yanti
Cerpen
Bronze
Tetangga Berisik
Rama Sudeta A
Cerpen
Jatuh Hati Pada Guru SD
cahyo laras
Cerpen
Datang Bawa Malu, Pulang Bawa Duit (lagi)
cahyo laras
Rekomendasi
Flash
Kisah Seorang Gadis Yang Dilarang Mendengar Kata "Cukup" Dalam Hidupnya
Rere Valencia
Flash
Bronze
Aku dan Ijah
Rere Valencia
Flash
Bronze
Sayang
Rere Valencia
Flash
Bronze
Rahasia Besar
Rere Valencia
Flash
98.5 Persen Show Don't Tell
Rere Valencia
Flash
Bronze
Candu
Rere Valencia
Flash
Bronze
Fakir Mental
Rere Valencia
Flash
Bronze
Ngabuburit ke Bioskop
Rere Valencia
Flash
Bronze
Putri Kami
Rere Valencia
Flash
Bronze
Kisah Setelah Revolusi Pertama Yang Gagal
Rere Valencia
Flash
Tokoh Utama
Rere Valencia
Flash
Bronze
Sombong, Angkuh, Arogan
Rere Valencia
Flash
Tinggal Kelas
Rere Valencia
Flash
Bronze
Harus Tidur
Rere Valencia
Flash
Bronze
Xeviar dan Malaeohi: Juga Kota-Kota Serta Kehidupan Lain Yang Terlunta
Rere Valencia