Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Pedang Cahaya
0
Suka
179
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Seorang gadis beristirahat sejenak dari perjalanan panjangnya.

Bergetar hatinya, menahan segala kebingungan yang telah ia biarkan lama menancap di dada.

Tersungkur ia yang kini tak lagi bisa menatap mentari sepatuh bunga matahari lagi.

Kini ia tertunduk, hingga terjatuh segala yang ada di tangannya.

Dengan jantung yang berdenyut memanggil Sang Pemilik Denyut Jantungnya.

...

"Datanglah pada meja perjamuanku Tuhan. "

"Duduklah di sini walau meja, kursi dan diriku akan meledak hancur berkeping keping karena kebesaranMu."

"Aku yakin kau Maha Melindungiku."

"Datanglah pada meja undanganku ini Tuhan."

"Walau terikat lapuk dan rapuh."

"Walau terikat sumpah kerusakan."

"Hamba ingin menadahkan perwujudan doa."

"Diantara bilah pedang kesadaranku yang merobek robek segala bayangan yang aku rajut supaya terus menengadah pada terang."

"Tuhan, kenapa kau ikat aku pada bayangan takdir samar samar yang seolah kau paksa masuk pada kepalaku yang telah pula kau bersihkan dari bayangan yang aku buat supaya aku bisa menyambung kehidupan."

"Aku berkuasa di tengah kepayahanku."

"Aku payah di tengah kuasaku."

"Aku menyadari bagaimana ku rajut kegelapan jaring laba laba palsu."

"Lalu kabut yang terus terusan mengganggu waktu tenangku ini sesuatu apakah itu?"

"Ia tak bisa putus dengan pedang kesadaranku."

"Sedang matahari juga belum terbit memapah pedang kesadaran ini."

"Aku di ambang kelahiran dan kematian setiap detik."

"Duduklah pada meja perjamuanku, Tuhan."

"Biar aku hancur biarlah hancur."

"Tuhan sungguh aku tak pernah mengeluh akan hidup dan takdirMu atasku."

"Tolong benahi bilah pedang cahayaku Tuhan."

"Atau beritahu aku apakah pekat yang aku temui setiap tenang ini benar benar ingatan lama ataukah sesuatu apa."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Pedang Cahaya
Dinda Kusuma Ati
Flash
Bronze
Azab Itu Sudah Tak Ada
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Flash
DEWI, THE SUPER WOMAN
Bramanditya
Novel
Yakuza van Java
A.M.E chan
Novel
GURITA KOTA
Indra S Miraj
Flash
Bronze
JUSTICE
Shabrina Farha Nisa
Novel
Remarkable
FS Author
Flash
Jati Diri
Diyanti Rita
Flash
Monster
BANYUBIRU
Novel
WaroX
Handi Yawan
Flash
Bronze
Plugeon
Okhie vellino erianto
Novel
Babad Tanah Majapahit
Ma'arif
Flash
Bronze
100 Kode Area Panggilan Telepon
Silvarani
Novel
Godwin Agency
FS Author
Flash
Orang di Peron Kereta
Lebah Bergantung
Rekomendasi
Flash
Pedang Cahaya
Dinda Kusuma Ati
Cerpen
Duka
Dinda Kusuma Ati
Flash
Gadis Kecil dan Kaca Kristalnya
Dinda Kusuma Ati
Flash
Tralala Delulu
Dinda Kusuma Ati
Novel
Putri Cahaya Suci dan Penjaga Agungnya.
Dinda Kusuma Ati
Flash
Aporia
Dinda Kusuma Ati
Flash
Perjalanan Ironi Ciptaan Kebanggaan.
Dinda Kusuma Ati
Flash
Dunia yang terikat pada jantungku
Dinda Kusuma Ati
Flash
Jika aku harus menyapa nerakaMu, Tuhan
Dinda Kusuma Ati
Flash
Pengakuan
Dinda Kusuma Ati
Flash
Jika Aku
Dinda Kusuma Ati
Novel
Kelana Ruang Sang Merpati
Dinda Kusuma Ati
Flash
Percakapan Lama
Dinda Kusuma Ati
Flash
Kuda Delman
Dinda Kusuma Ati
Flash
Surga Kerdus
Dinda Kusuma Ati