Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Traces Left Behind
2
Suka
8
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Aku mengantarmu sore kemarin ke bandara. Gerimis tak berhenti sejak malam.

Kamu mengajakku jalan-jalan menyusuri kafe di riverbank bantaran Krueng Aceh yang hangat, singgah menyesap Vanilla Latte sambil menikmati gerimis dan gemericik alun sungai di bawahnya.

Besok kamu berangkat ke Jepang, membawa hatiku. Aku kira kamu akan menjadi teman baikku saja, tapi ternyata hatiku, dan kamu memintanya lebih.

"Aku akan di sana, mungkin tidak sebentar. Tapi hatiku akan tetap tinggal di sini bersamamu."

"Kamu yakin?" Aku bertanya ragu.

Kamu mengangguk dengan mata berbinar. "Aku akan sibuk, hanya memikirkan pekerjaan, kuliah, dan kamu, selainnya tidak."

Aku mengiyakan saja, mengangguk meskipun hatiku berisik. Aku tahu kamu sedih, selalu saja bisa menyembunyikan hatimu di depanku. Aku tahu kamu menangis di gateway pintu keberangkatan, menjelang pintu kaca itu tertutup. Tapi aku tidak bisa menahanmu melanjutkan Ph.d.-mu di Kyoto University seperti cita-citamu sejak dulu.

"Aku di sini juga akan menyibukkan diri, bekerja. Mengajar tentu saja akan melarutkan banyak waktuku, begitu juga dengan novel-novel yang harus aku selesaikan seperti janjiku kepadamu."

"Aku tunggu setiap bulan, novel barumu," begitu pintamu saat aku menggenggam tanganmu terakhir kali di bandara.

Genggaman hangat itu lebih terasa seperti perpisahan.

***

Aku sekarang duduk di riverbank bantaran Krueng Aceh lagi, yang alirannya menuju muara, lalu ke laut tempat Selat Malaka yang jauh menyimpanmu. Pesawatmu tak pernah sampai ke Narita, hanya singgah di Malaka sebelum membawa pergi semuanya tentang kita.

Aku akan selalu menunggumu di sini, sambil menyesap Vanilla Latte kesukaanmu, memandangi senyummu di tepi kali yang muaranya bukan di Selat Malaka, tapi di hatiku yang akan selalu mengingatmu.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Mentari :Fajar&Senja
Bintang Rahadhian
Novel
Miss You Stupid
Rio Astiawan
Flash
Traces Left Behind
Hans Wysiwyg
Flash
Falling
zahwa arifin
Novel
Bronze
SANG PEWARIS YANG TERBUANG
Dewi Hana
Skrip Film
Reuni
Yorandy Milan Soraga
Flash
SEMUA TENTANG KAMU
evi yuniati
Novel
Second Chance
Amellia San
Flash
Bronze
Apakah Cinta itu Berpola?
Nuel Lubis
Komik
Beat Up Love
Itsumarin
Novel
Binar dan Jawaban-Jawaban yang Ia Temukan
Agita Anggita
Flash
Di Kafe Kala Ini
Lisnawati
Cerpen
Bronze
Mungkin di Semesta Lain
Yuli Harahap
Cerpen
Bohong
Celyn
Novel
RUSH ROMANCE
Herlan Herdiana
Rekomendasi
Flash
Traces Left Behind
Hans Wysiwyg
Flash
Kesempatan Kedua (the end)
Hans Wysiwyg
Cerpen
Ayah, Aku Pulang
Hans Wysiwyg
Flash
Bahasa Cinta
Hans Wysiwyg
Flash
SOULMATE
Hans Wysiwyg
Flash
DUNIA JUNGKIR BALIK
Hans Wysiwyg
Flash
Aruna dan Robin
Hans Wysiwyg
Cerpen
Mencintai Dalam Sunyi
Hans Wysiwyg
Flash
SEMANGKUK NASI UNTUK AYAH
Hans Wysiwyg
Flash
Rumah yang Berbicara
Hans Wysiwyg
Flash
Sebuah Pohon Sebuah Hidup
Hans Wysiwyg
Cerpen
FAKE PSIKOPAT
Hans Wysiwyg
Flash
Teman Kamar Baru
Hans Wysiwyg
Novel
DEKUT MERPATI PEMURUNG--The Mourning Dove Calling
Hans Wysiwyg
Flash
Heaven Can Wait
Hans Wysiwyg