Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Mother wound
Mereka bilang putraku baik dan ramah.
Tapi itu bukan pencapaian yang harus dipuji juga dapat hadiah.
Dunia ini kejam sehingga diajari agar tidak lemah.
Suatu hari, sepasang mata kecil merah.
Lutut kanan berdarah namun masih tersenyum dan menyapa "Mamah,"
Hanya mengangguk lalu melihatnya melangkah.
Luka cukup dalam. Si mungil menahan sakit supaya aku tak merasa susah.
Teringat masa kecil, dimana ibu selalu berkata "Enyah atau pergilah."
Beliau tidak peduli saat aku gelisah atau resah.
Bahkan berjuang sendiri melewati titik terendah.
Saat memiliki anak, aku tidak pernah marah.
Tetapi membiarkan hati kecilnya patah.
Pola asuh ku lebih parah.
Kemudian memeluk seraya berkata "Adek punya mamah. Ayo berjuang bersama mengatasi masalah." Lalu tangisan kami pecah.