Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Orang Miskin Itu Sangat Jahat Tapi Mereka Sungguh Baik
0
Suka
13
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Hari itu Simon selesai membantu ibunya, Puji, merapikan meja. Perhatiannya tertuju pada anjingnya yang sedang sakit.

‎Boy sudah sakit selama beberapa hari, namun keluarga tak punya daya untuk membawa ke dokter hewan.

‎Kata lebih tepatnya, hanya cukup untuk biaya bulanan. Ya, keluarga Simon miskin.

‎Ditambah lagi Bambang sudah lima tahun ini sakit, tentu ia keluar dari kantor. Sakitnya cukup parah namun aneh. Banyak yang percaya itu santet.

‎Jadi untuk kebutuhan bulanan sebagai pegawai negeri sipil, Puji sering lembur demi pendapatan tambahan. Sebab gaji Puji seorang diri sangat tidak mencukupi.

‎Lusanya, Simon mendapat kabar dari Bambang, jika Boy menghembuskan nafas terakhir ketika bocah kelas tiga sekolah dasar itu sedang sekolah.

‎Simon tak pernah tahu, dalam kondisi sakit Boy dijual, karena hari itu juga hutang pinjol wajib dilunasi. Tentu Bambang dan Puji berhutang demi kebutuhan harian.

‎Di kantor Puji juga mendapat telepon, telepon dari orang yang komplain karena makanan yang dijual Puji sudah kadaluarsa. Selain bekerja kantoran, dibantu Bambang, ia memang berjualan kue kering.

‎Puji terus mengabaikan telepon tersebut, dan memblokir pelanggan tersebut dari toko online miliknya. Ia sebetulnya berniat memblokir telepon sekaligus WhatsAppnya. Namun pekerjaan tidak membuatnya sempat.

‎Puji terus mengabaikan telepon, padahal yang menelepon sejak tadi adalah Simon. Bambang mendadak kambuh. Untung saja, Zainal, tetangga, membantu ke rumah sakit dengan mobil baknya. Tapi setelah itu ia menuntut upah.

‎Dengan silent mode yang Puji atur, dan menaruh ponsel di meja dimana ia kunci. Ia merasa sudah aman dari telepon yang ia rasa mengganggu.

‎Sesampainya di rumah, Puji mendapati rumah kosong. Zainal memberi tahu jika Bambang kumat. Tentu ia juga menagih uang jasa.

‎Mau tak mau Puji memberinya lima puluh ribu rupiah. Sesuatu yang sangat disyukuri oleh Zainal, karena artinya sore itu dan besok pagi dua putrinya bisa makan.

‎Lalu Puji pergi ke rumah sakit, sepanjang perjalanan ia mampir ke Indomaret dulu. Tukang parkir tak resmi meminta jatahnya. Puji memberi, karena memang saat di dalam dan dirinya amati, tukang parkir liar itu serius menjaga motornya.

‎Puji pun sampai ke rumah sakit. Hatinya berdebar untuk mengetahui kondisi Bambang. Dilihatnya Simon sedang duduk sendiri sambil tertunduk. Saat ditanya kenapa tak menemani sang ayah, Simon mengatakan bahwa Bambang memintanya pergi, karena ada urusan orang dewasa dengan seorang pasien.

‎Ia paham, suaminya sedang melakukan penipuan. Demi kebutuhan harian sebenarnya, tapi juga untuk berjaga, barangkali Bambang tidak bisa dicover negara karena sakitnya langka.

‎Saat berhadapan dengan dokter, untuk mengetahui apakah Bambang dirawat inap atau tidak, Puji kaget setelah tahu uang hasil penipuan sang suami pun tak cukup.

‎Setelah berdiskusi, Puji dan Bambang pun memutuskan untuk menggunakan uangnya, untuk melunasi berbagai biaya dan kebutuhan sekolah Simon yang belum lunas.

‎Tapi sayangnya Simon tak membayarkannya. Ia memutar uang itu dengan beberapa teman, yang sama susahnya. Mereka memutar uang dengan harapan uang yang dihasilkan akan lebih besar. Tujuan mereka hanya satu, bisa punya uang lebih, supaya tidak merepotkan orang tua.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Orang Miskin Itu Sangat Jahat Tapi Mereka Sungguh Baik
Rere Valencia
Novel
Bronze
kosong
ayi-r
Novel
My OCD husband
Dina Nur Octaviana
Novel
Kembali ke Rahim
Faiz el Faza
Cerpen
Bronze
Izinkan Aku Memilih Mati
Adi Kurniawan
Novel
Bronze
Miranda Advertising
qiararose
Flash
Bronze
Kakekku Playboy Jadul
Abdi Husairi Nasution
Flash
DI BALIK KEBUTUHAN
Senna Simbolon
Novel
AFEKSI
Michelia Rynayna
Novel
MELLOWMEDY
Nurul Awaliyah
Cerpen
Kejutan
Suryawan W.P
Novel
Bronze
Bleu
Seli Suliastuti
Flash
Rahasia nasi goreng emak
Singkat Cerita
Novel
Villain
8th
Novel
Kukira, Sendiri itu Asyik
Rina F Ryanie
Rekomendasi
Flash
Orang Miskin Itu Sangat Jahat Tapi Mereka Sungguh Baik
Rere Valencia
Flash
Bronze
Aku Juga Mencintaimu
Rere Valencia
Flash
Tinggal Kelas
Rere Valencia
Flash
Bronze
Es Krim Dari Kakek
Rere Valencia
Novel
Bronze
Berharga
Rere Valencia
Flash
Bronze
Menyusul
Rere Valencia
Flash
Bronze
Talenta Yang Tersiakan
Rere Valencia
Flash
Bronze
Ditertawakan Demi Bertahan Hidup
Rere Valencia
Cerpen
Setia
Rere Valencia
Flash
Bronze
Baik-Baik Saja
Rere Valencia
Flash
Bronze
Realistis dan Arogan
Rere Valencia
Flash
Bronze
Indri dan Musiknya
Rere Valencia
Flash
Bronze
PION
Rere Valencia
Flash
Bronze
Pecundang Yang Merendahkan
Rere Valencia
Flash
Bronze
Kamu bukan Do-Young
Rere Valencia