Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Kisah Seorang Penulis Juga Rencana Akhirnya
1
Suka
364
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

‎Kisah seorang penulis yang publish karyanya tiap hari, bukan tanpa alasan.

‎

‎Adams adalah gadis yang tak pernah mendapat masa cilik serta masa remajanya.

‎

‎Saat cilik oleh orang tuanya, gadis tersebut memperoleh banyak larangan. Bukan orang tuanya tak sayang. Justru mereka amat menyayangi.

‎

‎Akibat dibully sejak sekolah dasar karena kepolosannya dan terlalu berbaik hati, banyak teman sekolah menengah yang dulunya merupakan teman sekolah dasar, menyebar gosip bahwa Adams adalah gadis culun.

‎

‎Akibatnya Adams lanjut dibully, bahkan sampai ke sekolah menengah atas. Alasannya sama, teman sekolah dari tingkatan sebelumnya menyebar tingkah Adams yang dianggap konyol.

‎

‎Pun begitu sampai ia kuliah, Adams sampai kesulitan, dan menjadi mahasiswi paling terakhir yang dinyatakan lulus.

‎

‎Saat lulus banyak murid yang mengoloknya sebagai the last. Dan itulah nama pena yang ia gunakan sebagai penulis. Meski baru di sebuah platform yang ia rasa menghargainya.

‎

‎Adams sebetulnya sudah punya bibit menulis sejak kecil. Tapi tak pernah mendapat penghargaan yang setimpal.

‎

‎Hanya ada satu gurunya yang menghargai. Guru sewaktu sekolah menengah atas, tepatnya guru bahasa indonesia.

‎

‎Sayang, guru tersebut harus terbungkam oleh guru lainnya. Karena hanya unggul di bahasa indonesia bagi mereka sama saja bohong.

‎

‎Kini Adams yang tak punya pekerjaan dan lebih mengandalkan menjadi freelance, menjadi penulis bebas di sebuah platform, yang cukup memiliki kredibilitas tinggi.

‎

‎Namun Adams salah arah. Ia mengupload karyanya setiap hari. Akibatnya bisa ditebak, ada yang menyangka ia menggunakan joki, dipoles AI.

‎

‎Atau yang percaya pada AI namun melihat tulisannya agak berantakan. Menganggap ia memberi prompt pada AI-nya, agar dibuat tulisannya terkesan berantakan.

‎

‎Akibatnya karya Adams tidak laku. Para admin di situs tersebut pun tidak berani memasukkan karya Adams ke katalog Permata Tersembunyi, disebabkan banyaknya akun yang membisukan notifikasi karya Adams.

‎

‎Bila ada satu dua karya saja yang direkomendasikan, bisa membuat gempar. Sebab karya yang bagi banyak prasangka dibuat tidak murni, tentu dipertanyakan kenapa bisa diusulkan.

‎

‎Adams pun sadar dengan apa yang terjadi, ia tahu banyak yang sudah jengah padanya. Tapi ia tak punya pilihan, hanya menulis yang ia bisa.

‎

‎Dirinya bukannya pemalas, tapi memang tak bisa selain menulis. Banyak yang baru percaya ketika Adams ikut bantu kegiatan yang berujung kekacauan.

‎

‎Kini Adams tetap menulis, ia sudah tidak peduli dengan perlakuan member lain. Ia menulis karena memang hanya itu yang ia bisa.

‎

‎Tapi, terkadang ia melihat kolom monetisasi. Siapa tahu ada yang membeli karyanya. Tapi angka yang muncul masih sama. Sudah terpotong dulu oleh bank jika diambil.

‎

‎Jadi pilihannya tersisa dua. Terus menulis, atau menenggak sesuatu, sampai ia lepas, dari yang ia percaya sebagai karma buruknya. Dimana berasal dari kehidupan masa lalu.

‎

‎Meski kemungkinan hal itu terus mengejar sampai kehidupan selanjutnya, Adams merasa dalam hidup baru, ia dapat menata ulang segalanya sejak awal.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
DANUM
Abroorza Ahmad Yusra
Novel
Layang-Layang
Aliya Sani
Flash
Kala Mandiri
Nasyafaav
Flash
Kisah Seorang Penulis Juga Rencana Akhirnya
Rere Valencia
Flash
MATI
Mar Kumbang
Flash
Bronze
Tas Papa
Sulistiyo Suparno
Flash
Cahaya Dibalik Senja
Ika nurpitasari
Novel
Bronze
JAMAIS VU
Hanif IM
Novel
Bronze
Dari Kisah Ke Kisah
Dian Kartika Hardiyanti
Flash
Diary Alesha #2
Nazila
Flash
Bronze
Khayalan Pembaca Ayat-Ayat Cinta
Daud Farma
Flash
Sepatu Bau
myht
Flash
Orang Asing di Ujung Jembatan
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
Bunga Apa yang Kau Masukkan ke Mulutmu?
Cicilia Oday
Novel
L/R
Fani Fujisaki
Rekomendasi
Flash
Kisah Seorang Penulis Juga Rencana Akhirnya
Rere Valencia
Flash
Bronze
Adel Tersayang
Rere Valencia
Flash
Bronze
Azizi dan Lulu
Rere Valencia
Flash
Bronze
Dunia Yang Berbeda
Rere Valencia
Flash
Bronze
Werewolf: Adegan ke 2
Rere Valencia
Flash
Bronze
Sang Diva
Rere Valencia
Flash
Budi
Rere Valencia
Flash
Bronze
Aku Paranoid
Rere Valencia
Flash
Bronze
Persekusi, Fitnah
Rere Valencia
Flash
Bronze
Sang Pembawa Buah Cempedak
Rere Valencia
Flash
Bronze
Dia, Si Pemain Judol
Rere Valencia
Flash
Bronze
Yang Kucari Selalu Menemani
Rere Valencia
Flash
Bronze
Billy dan Greesel (Apa Adanya)
Rere Valencia
Flash
Bronze
Menyusul
Rere Valencia
Flash
Tinggal Kelas
Rere Valencia