Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Suatu Hari
0
Suka
1,454
Dibaca

Ada yang lebih darurat dari hatiku sendiri.

tentang negeri yang tak kunjung sembuh.

tentang alam yang terus dilecehkan.

itu lebih penting ketimbang hati dua orang yang jatuh cinta.

jika kita abaikan.

kita berdua tidak akan bahagia.

luka tak hanya datang dari kamu atau dariku saja.

negeri yang hancur juga ikut menyakiti kita.

seolah kata setia di awal pertemuan akan berakhir selamat tinggal ketika negeri semakin tertekan.

Jatuh cintanya ku tunda dulu. Kamu masih punya kesempatan untuk memilih dan berlari. Bisa saja kamu membenciku yang terlalu ikut campur politik. Tapi bagiku ini demi keberlangsungan hidupku yang kian tersengal.

Dicintai seorang pria itu, impianku dan impian kebanyakan wanita. Tapi kehidupan yang benar-benar aman juga menjadi titik akhir yang yang harus terus di perjuangkan. Memerdekakan cinta sebelum negeri benar-benar merdeka sepertinya belum pantas dilakukan.

Sampai kapan kamu akan menundanya?

Jika itu pertanyaan yang muncul darimu. Aku belum tahu, aku tidak bisa memastikan. Karena sekarang semua serba berantakan.

Mungkin aku hanya bisa menjawab,

Suatu Hari…

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Lustfull Night
Arinaa
Novel
Bronze
Pulang Menuju Pelukan
Amrullah Ibrahim
Flash
Suatu Hari
lidia afrianti
Novel
Honeymoon Project
Andita Rizkyna N
Komik
A lucky girl
Tsur_Kun
Flash
A Story Never Told
Giulian
Novel
Bronze
Gerbang Rindu Hara
Christina evelina
Novel
Gold
Starstruck Syndrome
Bentang Pustaka
Novel
Senandung Cinta Kinanti
Lily.C
Flash
Lycoris Radiata
Vica Lietha
Flash
Apa Itu Peran Utama?
Aurelia Joelyn Angdri
Flash
Tertawan Hati
Hans Wysiwyg
Flash
Selesai
Kaylasyifa Azzahrie
Cerpen
Bronze
Per te
Willia Mangun Putr
Novel
Bronze
Sang Kembang Desa
Amrullah Ibrahim
Rekomendasi
Flash
Suatu Hari
lidia afrianti
Flash
Bronze
Ramai
lidia afrianti
Flash
Aku ingin kamu marah
lidia afrianti
Flash
Barangkali Tulisan Memang Bisa Mati
lidia afrianti
Flash
Ternyata Kita Pembohong
lidia afrianti
Flash
Jika aku tidak cukup, bilang saja
lidia afrianti
Flash
Aku berhenti bicara sekarang
lidia afrianti
Flash
Lembar Terakhir Si Penulis
lidia afrianti
Flash
Cerita 14 Mei 2013
lidia afrianti
Flash
Bronze
Ibu, sebenarnya. . .
lidia afrianti
Flash
Bronze
Lemon Tea
lidia afrianti
Flash
Musim Hujan Terakhir
lidia afrianti
Flash
Kenapa kita kura-kura
lidia afrianti
Flash
Bronze
Suar
lidia afrianti
Flash
Bronze
Luapan Luka Luna
lidia afrianti