Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Yang Bertahan
1
Suka
1,120
Dibaca

Aku melepas masker yang sudah menghitam, duduk di bak truk pemadam, menatap titik api terakhir yang akhirnya padam setelah tiga hari tanpa tidur.

Sebelum itu, aku menyeret selang sepanjang satu kilometer melewati lahan gambut yang masih membara di bawah permukaan, karena api gambut tidak menjalar di atas tanah — ia menjalar di dalamnya, sembunyi, muncul lagi di tempat yang tak terduga.

Sebelum itu, aku dan belasan relawan lain berjalan kaki masuk ke titik api karena mobil tidak bisa lewat, membawa pompa jinjing dan tangki air seadanya, sementara asap membuat jarak pandang tinggal beberapa meter saja.

Sebelum itu, aku menerima kabar lewat radio genggam: titik api baru terpantau dari citra satelit, koordinatnya jauh di dalam, dan tidak ada yang tahu pasti berapa luas yang sudah terbakar.

Sebelum itu, aku berpamitan pada keluarga di rumah, membawa bekal seadanya, tidak tahu akan pulang kapan, hanya tahu bahwa semakin lama api dibiarkan, semakin banyak kampung yang akan diselimuti asap.

Sebelum itu, aku hanyalah warga biasa — petani, sopir, tukang bangunan — yang mendaftar jadi relawan karena tak tahan melihat kampung sendiri diselimuti kabut tahun demi tahun, dan berpikir, mungkin aku bisa membantu sedikit saja.

Dan sebelum semua itu, aku pernah bertanya-tanya sendiri: kenapa selalu kami yang turun ke titik api dengan alat seadanya, sementara lahan yang terbakar itu begitu luas, dan musim kering seperti ini datang lagi dan lagi, seolah menjadi rutinitas yang tak pernah benar-benar diselesaikan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Yang Bertahan
Bobby Mahmud
Flash
BALAPAN
Lirin Kartini
Flash
Asap Terakhir
Bobby Mahmud
Flash
Yang Tersisa dari Hutan
Bobby Mahmud
Cerpen
Bronze
Crown Shyness
Yekti W. Widanti
Cerpen
Bronze
PAPA UNTUK SONI DAN RANIA
ari prasetyaningrum
Skrip Film
WHEN WE TALK WHAT A LOVE IS
Herman Trisuhandi
Flash
Perkara Dua Manusia
Justang Zealotous
Cerpen
Kedai Kopi di Ujung Dermaga
Amir Ghozaly Prasetyo
Novel
Harta Tahta Renata
Ratih widiastuty
Skrip Film
Keluarga Terakhir
Zii
Flash
Merinci segala-gala
Berkat Studio
Novel
Rumah Sepasang Luka
Reza Lestari
Novel
Seekor Domba dengan Duka di Kepalanya
Noor Cholis Hakim
Flash
Pagi yang Damai
Bima Kagumi
Rekomendasi
Flash
Yang Bertahan
Bobby Mahmud
Flash
Asap Terakhir
Bobby Mahmud
Flash
Yang Tersisa dari Hutan
Bobby Mahmud
Flash
SONDER
Bobby Mahmud
Flash
Sepenggalan Pagi
Bobby Mahmud
Flash
Coffee Cup and You
Bobby Mahmud
Novel
ENTROPI
Bobby Mahmud
Cerpen
Penitipan Mimpi
Bobby Mahmud
Novel
Serpihan Surga
Bobby Mahmud
Novel
Rumah Tangga Percobaan
Bobby Mahmud
Flash
AMIGDALA
Bobby Mahmud
Flash
Warung Kopi Jam 3 Pagi
Bobby Mahmud
Novel
4in1: Empat Duda, Satu Perjaka
Bobby Mahmud
Novel
4in1: Rahasia yang Tertinggal
Bobby Mahmud
Flash
Mind Reader
Bobby Mahmud