Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Yang Tersisa dari Hutan
1
Suka
112
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Aku menjadi abu, melayang di atas kampung yang dulu kupayungi, jatuh perlahan di atap-atap seng seperti salju yang salah warna.

Sebelum itu, aku menjadi api — merambat dari akar ke akar, dari gambut yang sudah kering seperti kertas tua, menjilat semua yang kutumbuhkan selama puluhan tahun dalam hitungan jam saja.

Sebelum itu, aku menjadi kering. Tanahku yang biasa basah dan lembap berubah retak-retak seperti kulit yang pecah-pecah, dan setiap akar pohon yang dulu menyimpan air kini hanya menyimpan udara panas.

Sebelum itu, aku menjadi asing — sebagian diriku ditebang, dibersihkan, dibiarkan menjadi lahan kosong yang menunggu dibakar, cara paling cepat dan murah untuk membuka ruang baru.

Sebelum itu, aku menjadi rumah — bagi orangutan yang mengayun dari dahan ke dahan, bagi burung enggang yang bersuara nyaring setiap pagi, bagi ribuan serangga kecil yang tak pernah dilihat manusia tapi menjaga tanahku tetap subur.

Sebelum itu, aku menjadi paru-paru — menyerap udara panas dan mengembalikannya sejuk, menahan hujan di akar-akarku agar sungai di bawah tidak kering, agar kampung-kampung di sekitarku bisa terus hidup tanpa harus mengantre bensin atau menutup jendela dari asap.

Dan sebelum semua itu, aku hanya hutan — tumbuh diam-diam selama ratusan tahun, tak pernah meminta apa-apa dari manusia, hanya memberi: udara, air, keteduhan, dan rumah bagi siapa saja yang datang. Aku tidak tahu bahwa suatu hari nanti, memberi terlalu lama justru membuatku dianggap kosong — sesuatu yang boleh dihabiskan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Hanya Singgah
Ujang Nurjaman
Flash
Suara Terakhir di Tengah Arus
Dyah
Flash
Asap Terakhir
Bobby Mahmud
Flash
Yang Tersisa dari Hutan
Bobby Mahmud
Cerpen
Bronze
Pelarian Sang Pangeran
Matcha Motchi
Novel
Seribu Langkah
Arzhya
Novel
Bronze
Putih Polos Avicenna
Ravistara
Skrip Film
Kubayar Pelangi dengan Hujanmu (Skrip)
Anis Maryani
Flash
Awan
Hariz Rizki
Novel
Bronze
Om Nakula!
Hana Firya Putri Arimbi
Flash
Bronze
Upacara Kemerdekaan Tersepi
Silvarani
Flash
Repitisi
Pipo Vernandes
Cerpen
Bronze
Kekacauan di Pagar Sekolah
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Perjalanan impian Toni part 2
Azis Sulaeman
Skrip Film
Rumah No.47
mufida saediman
Rekomendasi
Flash
Asap Terakhir
Bobby Mahmud
Flash
Yang Tersisa dari Hutan
Bobby Mahmud
Novel
Rumah Tangga Percobaan
Bobby Mahmud
Novel
Permainan Tujuh Nyawa
Bobby Mahmud
Novel
ENTROPI
Bobby Mahmud
Novel
4in1: Empat Duda, Satu Perjaka
Bobby Mahmud
Cerpen
Temu: Sebelum Fajar Tiba
Bobby Mahmud
Flash
SONDER
Bobby Mahmud
Novel
Jogja, Aku kira Aku singgah
Bobby Mahmud
Flash
AMIGDALA
Bobby Mahmud
Flash
Sepenggalan Pagi
Bobby Mahmud
Skrip Film
MIND READER: HUSH
Bobby Mahmud
Flash
Yang Bertahan
Bobby Mahmud
Flash
Warung Kopi Jam 3 Pagi
Bobby Mahmud
Flash
Mind Reader
Bobby Mahmud