Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
Kronik Tak Beretika #001--Terjerat Tali Kambing
0
Suka
347
Dibaca

Cerita ini bermula saat saya yang masih SD diperintah Yang Mulia Ratu alias Mamak untuk membeli tahu di rumah tetangga. Nah, berangkatlah saya meski agak berat karena harus meninggalkan anime favorit yang on-going.

Sampai di tujuan, saya dibuat kecewa karena tahunya belum matang. Saya pun berniat pulang.

Namun, niat itu terdistraksi saat melihat seekor kambing peliharaan si tetangga. Mendekatlah saya kepada makhluk berbulu cokelat yang dijerat pasal pertalian itu. Dan sebagai penyayang hewan, saya tidak melewatkan kesempatan untuk mengelus bulu-bulu kasarnya. Si kambing awalnya diam saja sambil menatap saya. Mungkin aura kasih diri ini memancar.

Mendadak, si kambing mengitari saya. Saya masih santai karena enggak paham sama kelakuannya dan malah asyik mengajaknya ngobrol. Hingga si kambing berhenti berputar lalu menatap saya lagi sambil berkata, "Terima kasih, ya, Dek, sudah manjain saya."

Eh, bercanda! Si kambing cuma nge-mbek doang. Karena merasa cukup, saya melanjutkan niat untuk pulang. Tetapi, tiba-tiba saya terjatuh!

𝘚𝘳𝘦𝘡-π˜‰π˜Άπ˜¨π˜©!

Ternyata kaki saya terjerat tali si kambing! Belum sempat berdiri, si kambing berjalan berputar lagi seperti tadi. Alhasil, tubuh saya ikut terseret. Kotoran, remah rumput, dan ampas berlomba-lomba menempel ke baju dan tubuh. Saya makin panik waktu si kambing mendekat kemudian menjilati kepala saya.

Jangan makan saya, Mbing! pinta saya dalam hati.

Saat itu saya enggak menangis atau berteriak minta tolong. Entah karena keajaiban mental atau minus berpikir.

Hingga akhirnya, datanglah pahlawan itu! Adalah Bapak!

Bapak tentu saja terkejut dengan apa yang terjadi kepada anak gadisnya. Tanpa banyak bicara, Bapak melepaskan jeratan kemudian menuntun saya pulang. Rupanya beliau disuruh Mamak buat nyariin saya karena terlalu lama.

"Ugh, baunya! Jangan dekat-dekat!"

Begitulah perlakuan Mamak ketika melihat anak gadis yang menjalankan titahnya tadi kembali dalam keadaan penuh kotoran. Saya pun berakhir disemprot memakai selang.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Flash
Kronik Tak Beretika #001--Terjerat Tali Kambing
Ayuning Dian
Flash
PETELOT (PENSIL / INDO)
Katangga
Cerpen
Bronze
Cerita Teras Rumah
Fajar Muharram
Komik
Saya bingung cara upload ep nya
Melsha Haq Zulfikar
Flash
Bronze
Sang Pembawa Buah Cempedak
Rere Valencia
Cerpen
Manusia-Manusia Ruwet
Aput Setiana
Flash
Modus Baju
Ravistara
Flash
Sulitnya Mencintai Tuan
Fazil Abdullah
Cerpen
ATAS NAMA JAMAAH (Pembagian Daging Qurban)
S.S. RINDU
Flash
Bronze
BALADA KOPI DAN JAHE
Emma Kulzum
Cerpen
Tugas Akhir Mahasiswa Sastra Mancing
KusumaBagus Suseno
Flash
Bronze
Kalau Jam Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Untung Tidak Berpikir
Arif Holy
Komik
Bronze
The Ninth Soul
Ei
Cerpen
Bronze
sipenculik yang sial
gading gansen chandra
Rekomendasi
Flash
Kronik Tak Beretika #001--Terjerat Tali Kambing
Ayuning Dian
Novel
Klub Merah Jambu
Ayuning Dian
Flash
Kronik Tak Beretika #006--Tanda X Dalam Matematika
Ayuning Dian
Flash
Kronik Tak Beretika #002--Kekisruhan Celana Olahraga
Ayuning Dian
Flash
Kronik Tak Beretika #005--Gapura Merah
Ayuning Dian
Flash
Kronik Tak Beretika #004--Sarang Daun di Pelajaran Sejarah
Ayuning Dian
Flash
Kronik Tak Beretika #003--Monyet Pesugihan
Ayuning Dian
Novel
Parents-parents Rivalry
Ayuning Dian