Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Tralala Delulu
0
Suka
963
Dibaca

Seorang gadis sedang berbaring di kasur panjangnya. Sembari memainkan dua peran, seolah menjadi dokter yang sedang mengobati pasiennya dan juga seolah menjadi seorang pasien yang mengadu kesakitan.

​"Dok, tolong aku. Bagaimana aku menghadapi seluruh kepekaanku?"

​"Bagaimana mengubah tubuhku menjadi batu agar aku tidak perlu menyerap apa pun lagi?"

​Namun, peran dokternya kini diam membisu. Ia tak tahu lagi hendak bagaimana meneruskan peran.

​Dibuanglah manuskrip itu, kini bayangan jiwanya kembali terbelah dua.

"​Ada aku yang menjadi aku, ada aku yang menjadi orang lain yang mendengarkan cerita gilaku," ucapnya sembari menyiapkan panggung skenario penghiburan.

​Gadis itu pun memainkan tokohnya menjadi sang pemimpi terlebih dahulu.

​"Hai, kau tahu? Aku habis mendapatkan mimpi bahwa suatu saat akan datang sesosok yang begitu hebat, tangguh dan menyayangiku dengan seluruh sumpah kehidupan. Ia adalah ksatria dari langit yang telah dijaga Tuhan atas jawaban rerintihan doa. Dia akan berusaha menciptakan dunia yang tidak lagi berisik menusuk badanku, dia adalah seorang ksatria yang tangguh. Pun jika nanti tangannya tak mampu membenahi seluruh cakrawala yang jauh, dia akan datang setiap saat memelukku, menemani jeritan kabel putus di seluruh pucuk kepala sampai pucuk kakiku."

"Maka dari itu, aku akan bersiap terlebih dahulu, aku akan menyambung napasku lagi untuk menunggunya, sampai ia akhirnya datang menjemput."

​"Benar, sampai dia menjemput, aku akan merajut napas sesakku sekarang lebih dulu. Aku harus tetap bertahan hidup. Tidak boleh mati dulu."

​Kemudian Sang Pendengar hanya melihat dengan nanar dan tersenyum.

​"Kau yakin itu adalah mimpi dari Tuhanmu?" tanyanya.

​Sang Gadis pemimpi itu menunduk dan berkata, "Aku tidak tahu, aku tidak punya peta apa pun untuk membuktikan itu."

​Sang Pendengar kembali bertanya, "Lalu apakah itu, wahai aku?"

​Sang Gadis pemimpi dengan gemetar, memegangi gambaran mimpi-mimpi retak itu.

​Sembari lidahnya yang juga sama bergetar pilunya berkata, "Ini, ini mungkin ilusi isi kepalaku agar aku tetap bisa bertahan hidup."

​"Otakku yang cerdas ini jelas paling tahu dengan apa yang begitu aku rindukan untuk aku miliki sekaligus takut aku impikan karena begitu takut dirusak kenyataan."

​"Aku tahu itu mustahil, tapi daripada mati atau tersesat dalam doktrin gila kolektif, lebih baik aku gila dengan ilusi yang aku sadari itu adalah ratapan dan kerja keras otakku melindungi diri, iya bukan?"

​Kini kedua peran itu runtuh, tersisa seorang gadis kecil dengan cermin di depannya yang memantulkan bayangannya sendiri.

​Gadis itu menangis dan meringkuk.

​Seolah dipercundangi segala lelembut yang turut tahu sembari mengejeknya dengan penuh bahwa ia sedang bercumbu dengan halu yang entah apakah memang bisa bertemu keselarasan ruang waktu.

​Suara berisik itu berdering bagai nyanyian lelembut yang sedang merundung.

​"Tralala delulu, tralala selalu, delulu melulu, kini gadis muda mengikat nyawanya dengan secarik halu."

​"Tralala delulu, tralala selalu, delulu melulu, Sang gadis muda menyambung nyawanya dengan secarik halu."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Tralala Delulu
Dinda Kusuma Ati
Cerpen
Bronze
Kuroda Keadilan
Iman Ali Janovit
Novel
Rama's Story : Kirana - Bittersweet Symphony
Cancan Ramadhan
Novel
Gantari Purnama
Mutiara Dinanti Pratiwi
Cerpen
Protokol Terakhir
Penulis N
Flash
Bronze
Revenge
FS Author
Cerpen
Portal Utopia
zain zuha
Cerpen
Akhir Sebuah Perang
DMRamdhan
Flash
Bronze
Pisau Dapur
Diba Tesi Zalziyati
Novel
LIBERO
Yattis Ai
Flash
Bronze
No Way Out
FS Author
Flash
Fearless
awod
Flash
Kicau
Seto Yuma
Flash
BENTO88
Bento88 Login
Flash
Bronze
Happy Wedding
Ron Nee Soo
Rekomendasi
Flash
Tralala Delulu
Dinda Kusuma Ati
Flash
Sajak Angin
Dinda Kusuma Ati
Flash
Jika aku harus menyapa nerakaMu, Tuhan
Dinda Kusuma Ati
Cerpen
Duka
Dinda Kusuma Ati
Flash
Perjalanan Ironi Ciptaan Kebanggaan.
Dinda Kusuma Ati
Flash
Awam
Dinda Kusuma Ati
Flash
Jika Bukan Karena Engkau, Tuhan
Dinda Kusuma Ati
Novel
Putri Cahaya Suci dan Penjaga Agungnya.
Dinda Kusuma Ati
Flash
Aporia
Dinda Kusuma Ati
Flash
Percakapan Lama
Dinda Kusuma Ati
Novel
Maya
Dinda Kusuma Ati
Flash
Di Ambang Pintu
Dinda Kusuma Ati
Flash
Pedang Cahaya
Dinda Kusuma Ati
Flash
Dunia yang terikat pada jantungku
Dinda Kusuma Ati
Novel
Kelana Ruang Sang Merpati
Dinda Kusuma Ati