Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Self Improvement
Rangkul
0
Suka
25
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Sudah lebih dari lima hari aku tidak menyapa keramaian dan bertatap dengan matahari.

Tubuhku seperti menyerah, kegelapan terasa lebih menyenangkan. Perutku rasanya tidak lapar bahkan aku tidak kehausan. Sepertinya tubuhku sudah bekerja sama dengan rasa putus asa yang semakin besar.

Tidak ada yang menyadari, sampai hari ke 10. Seseorang menyadari…

”Raras…” Seseorang mengetuk pintu kamar dan memanggil namaku.

Aku tidak menyahut, bahkan rasanya jiwaku sudah melarikan diri dari tubuhku yang terasa lemah.

Pintu kamarku terbuka dan langkah kakinya semakin mendekat.

”Ras… kamu kenapa?”

”Tidak apa-apa.”

”Duduklah dulu…”

Ayah menarik selimut yang menutupi tubuhku. Aku duduk dengan tatapan yang masih kosong.

”Kemarilah…” Ayah merentangkan tangannya memintaku menyerahkan diri yang sudah lama tenggelam.

Air mataku seketika mengalir deras, tidak bisa kuterjemahkan.

“Apakah harimu terasa berat, nak?”

Hanya anggukkan, aku tidak mampu bicara.

”Apa yang harus ayah lakukan, supaya kamu tidak seperti ini lagi?”

”Tidak ada, ini lebih dari cukup, Yah…”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Flash
Rangkul
lidia afrianti
Flash
Satu Persen Setiap Pagi
Penulis N
Cerpen
Bronze
Dunia Orang Dewasa itu, Keseriusan dan Kesenangan seolah Melebur
Nuel Lubis
Flash
Saat Kelemahan Jadi Kemenangan
Maryanti Oktaviani
Novel
Potongan Harmoni yang Membeku
Ripley
Cerpen
Harmoni di Ujung Cakrawala
Ezra Jo
Cerpen
Aku untuk Diriku Part 1
Dyah
Cerpen
Aku untuk Diriku Part 2
Dyah
Novel
Perjalanan 25
Aviskha izzatun Noilufar
Flash
Belajar Berkata Tidak
Penulis N
Flash
Biru Merah
lidia afrianti
Flash
Beda Luka Beda Rasa
lidia afrianti
Flash
Bronze
Industrial Bakurocho Station Monologue
Silvarani
Cerpen
Yang Dia Pilih Saat Dunia Ditawarkan
Siti Sulha Darmaini
Flash
Bunga terakhir
Aris Setiawan
Rekomendasi
Flash
Rangkul
lidia afrianti
Flash
I'm a mother
lidia afrianti
Flash
Bagian Mana kita?
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
StepMother
lidia afrianti
Flash
Bronze
Rumus Manual ayah
lidia afrianti
Flash
Apakah kamu pernah mencintaiku?
lidia afrianti
Flash
Barangkali Tulisan Memang Bisa Mati
lidia afrianti
Flash
Bronze
Lemon Tea
lidia afrianti
Flash
Khas Jatuh Cinta
lidia afrianti
Flash
Kotak
lidia afrianti
Flash
Aku, Cinta Dan Kamu
lidia afrianti
Flash
Bronze
Raut
lidia afrianti
Flash
Bronze
Kenapa Kita Berpisah?
lidia afrianti
Flash
Cerita 14 Mei 2013
lidia afrianti
Flash
Jika aku tidak cukup, bilang saja
lidia afrianti