Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Gadis Kecil dan Kaca Kristalnya
0
Suka
825
Dibaca

Hai... kaca kristalku! 

Bagaimana?

Retakan di sana mengeluarkan darah, peluh dan air mata ya ?

Tak apa, 

Ia tetap jadi yang kucinta. 

Walau sejuta orang mengucapkan sumpah serapahnya, 

Cantiknya akan tetap ku cari walau aku mesti mengais tanah dan reruntuhan. 

Kaca kristalku, katakanlah padanya, 

Tak pernah aku takut pada retakmu

Sebab aku juga penuh rapuh.

Suara nyaring pecahan kaca jiwaku sudah terdengar seperti melodi nocture, musik klasik kesukaanku. 

Lantas apalagi yang akan memekakkan telingaku?

Pula tak akan aku takut pada gelapmu. 

Karena aku juga hidup dalam bejana gulita itu. 

Mataku telah jernih disapu jutaan air yang jatuh. 

Akan ku pastikan selalu menggenggam namamu. 

Maka nanti, pun jika orang orang yang berlagak mencintai padahal menghinamu itu, dengan bodohnya memilih meruntuhkanmu, 

Tenang saja. 

Tanah dan air ini akan aku bawa melangit menuju jubah ilahi. 

Aku tahu jalan dan tempat bersembunyi paling ajaib, 

Walau nyawa dan raga masih terpatri.

Yang indah tak akan pernah hilang, 

Gejolak hanya menampar siapapun yang dangkal dan payah. 

Sedang yang indah dijaga penuh dari kehancuran. 

Hingga terlahir kembali pada masa tenang. 

Sungguh tenanglah tenang, 

Aku tahu cara merayu Tuhan yang mencintai keindahan.

Percayalah kau akan baik baik saja, 

Tapi mereka mereka yang kacau itu tak akan ku izinkan mengetahui bahwa nyawamu mulai memekarkan arum sukma.

Jadi jika mereka memang hanya bisa banyak menggerutu seolah buta, ya biarkan saja. Aku memang ingin mereka buta dan terus diselimuti keluh kesahnya, terjerat sepanjang usia hanya melihat kehancuran kehancuran.

Jadi itu adalah ikatan siksaan untuk mereka, jangan terkecoh dan masuk dalam tariannya. 

Maka kini untuk segala yang aku cinta. 

Kan ku jaga kamu dengan sisa nyawa kecilku yang tersisa. 

Semoga Tuhan menerima penyerahan diri gadis kecil yang hanya memilikiNya seorang sebagai pemangku kaki dan juga tangan. 

Maka semua yang tak tumbuh dalam kesucian, 

Tak akan pernah boleh mendengar suci namamu terbentang. 

Maka siapapun yang tak mengharumkan jiwanya, tak boleh mencium aroma mekarmu semerbak. 

Serta Mulia darah dan tulangku, 

Kedua belah kepak sayapmu aman dalam nuraniku. 

Indonesia, 9 Agustus 2025

Dipublikasikan ulang 17 Agustus 2026.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Gadis Kecil dan Kaca Kristalnya
Dinda Kusuma Ati
Flash
Gelandangan Muda
Dinda Kusuma Ati
Flash
Surga Kerdus
Dinda Kusuma Ati
Flash
DIPAKSA MENYERAH
Khoirul Abidin
Cerpen
SiKATAK
goresan_pena
Flash
SERUPA
Cindy meilana
Flash
Frustasi
Mahmud
Skrip Film
Godwin Agency (script)
FS Author
Novel
Bronze
Candy
Rama Sudeta A
Flash
Senandung Kerinduan di Balik Jendela November
Lukitokarya
Cerpen
Bronze
Deru Aspal dan Peluru di Batas Kota
Muhammad Rizky
Skrip Film
Titisan Siluman Harimau Putih
Teguh Santoso
Novel
Pemburu Zombie
M. Ferdiansyah
Flash
Bronze
Pohon Jagat
AndikaP
Cerpen
Firefly: A Pair of Little Kids
Adinda Amalia
Rekomendasi
Flash
Surga Kerdus
Dinda Kusuma Ati
Flash
Gadis Kecil dan Kaca Kristalnya
Dinda Kusuma Ati
Flash
Gelandangan Muda
Dinda Kusuma Ati
Flash
Blasfemi
Dinda Kusuma Ati
Novel
Maya
Dinda Kusuma Ati
Novel
Dancing in the Silence
Dinda Kusuma Ati
Novel
From now to 1414 years ago
Dinda Kusuma Ati
Flash
Tralala Delulu
Dinda Kusuma Ati
Flash
Jika aku harus menyapa nerakaMu, Tuhan
Dinda Kusuma Ati
Cerpen
Duka
Dinda Kusuma Ati
Flash
Di Ambang Pintu
Dinda Kusuma Ati
Flash
Perjalanan Ironi Ciptaan Kebanggaan.
Dinda Kusuma Ati
Flash
Percakapan Lama
Dinda Kusuma Ati
Flash
Sakit
Dinda Kusuma Ati
Flash
Pergantian Siang dan Malam
Dinda Kusuma Ati