Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Lokasi: Pemandian Tengah, Sungai Lubai, Desa Baru Lubai, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Waktu: Sekitar tahun 1976, tengah malam. Tokoh: Amar (16 tahun), Kakak Sulung.
---***---
Tahun 1976 di Desa Baru Lubai, Amar yang berusia 16 tahun terpaksa menemani kakak sulungnya yang sedang sakit perut parah untuk pergi ke Pemandian Tengah di Sungai Lubai pada tengah malam yang pekat. Di tengah sunyinya malam yang hanya ditemani gemuruh air dan suara serangga, kegiatan darurat itu mendadak berubah mencekam ketika mereka diteror oleh lemparan pasir halus dan kerikil sebanyak tiga kali berturut-turut dari arah yang tidak terlihat.
Merasakan teror psikologis yang nyata dari penunggu sungai, keduanya lari tunggang langgang pulang ke rumah dalam keadaan pucat pasi.
Namun, misteri lemparan pasir tengah malam itu baru tersingkap bertahun-tahun kemudian ketika Amar menemukan sebuah catatan kecil di balik lemari tua milik ayahnya: pelempar pasir misterius malam itu sebenarnya bukanlah makhluk gaib, melainkan tetangga sebelah rumah yang iseng melempar pasir dari balik semak karena mengira suara langkah mereka adalah babi hutan yang sering merusak kebun warga.
---***---
Demikian, Cermis atau cerita misteri pelempar pasir misterius di sungai Lubai. Semoga terhibur dan dapat menjadi sumber bacaan di kala santai.
Terima kasih telah membaca cerita misteri ini hingga akhir. Kami harapkan Anda tetap aktif untuk membaca kembali cerita yang lain. Sampai jumpa, pada cerita selanjutnya.