Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Lokasi: Di bawah rumah panggung Wak Dijah, dekat Masjid Qoba, Desa Baru Lubai, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Waktu: Sekitar tahun 1970. Tokoh: Amar (10 tahun), teman-teman bermain, Wak Dijah.
---***---
Tahun 1970, di Desa Baru Lubai yang gelap dan dikelilingi kebun kopi, Amar yang berusia 10 tahun tengah asyik bermain petak umpet atau cakah-cakahan di sekitar Masjid Qoba. Saat memilih tempat persembunyian paling gelap di kolong rumah panggung Wak Dijah, ia mendapati kejutan mengerikan di antara tumpukan kayu bakar: sesosok kepala kerbau gaib bermata merah menyala dengan tanduk kokoh dan runcing yang perlahan mengarah kepadanya tanpa niat menyerang cepat.
Diteror tekanan psikologis yang membekukan tubuh, Amar akhirnya menjerit dan lari tunggang langgang menemui teman-temannya. Ketika disenter kembali, kolong rumah tersebut kosong, menyisakan misteri tentang makhluk ganjil berwujud kepala kerbau yang hingga kini tak pernah terjawab.
---***---
Demikianlah kisah nyata pertemuan penuh misteri di bawah rumah Wak Dijah.
Terima kasih banyak, para pembaca setia, karena telah membaca kisah misteri ini hingga tuntas. Kami sangat menghargai waktu dan perhatian Anda. Nantikan dan ikuti terus cerita-cerita misteri serta legenda lokal lainnya yang siap membuat bulu kuduk Anda berdiri. Sampai jumpa di kisah selanjutnya!