Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Kayu Mati yang Mengintai di Sungai Sekampung
0
Suka
516
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Lokasi: Sungai Sekampung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Waktu: Sekitar tahun 1970. Tokoh: Kakak Ismail, Jono, Aku (Amar).

---***---

Tahun 1970, Sungai Sekampung di Lampung Selatan menjadi urat nadi warga sekaligus menyimpan misteri angker di area pemandian umum. Kakak Ismail dan sahabatnya, Jono, yang nekat memancing sendirian pada pukul sembilan malam di tempat itu, dikejutkan oleh kejanggalan ketika seonggok kayu mati kehitaman di seberang sungai tiba-tiba bergeser mendekat melawan arus.

Diiringi bau anyir dan melati yang menusuk hidung, kayu mati tersebut perlahan berubah bentuk menjadi sosok besar bermata merah menyala yang merangkak mengejar mereka di atas air. Panik luar biasa, keduanya lari terbirit-birit hingga ambruk dan berujung demam tinggi selama tiga hari.

Namun, kisah mencekam itu mendadak jungkir balik ketika bertahun-tahun kemudian Amar menemukan sebuah catatan harian tua milik Kakak Ismail. Di lembar paling belakang tertulis pengakuan bahwa "kayu mati" yang mengejar mereka malam itu sebenarnya hanyalah batang pohon biasa yang didorong pelan memakai galah panjang oleh Jono demi menjahili Ismail yang sombong, sementara mata merah menyala itu hanyalah pantulan api dari puntung rokok kretek Jono yang menyala di tengah gelapnya malam.

---***---

Demikianlah kisah nyata pertemuan mencekam Kakak Ismail dan Jono dengan makhluk gaib di Sungai Sekampung.

Terima kasih sebesar-besarnya karena telah membaca kisah dari Kabupaten Lampung Selatan ini hingga tuntas. Kami sangat menghargai waktu dan perhatian Anda. Nantikan dan ikuti terus cerita-cerita misteri serta legenda lokal lainnya yang siap membuat bulu kuduk Anda berdiri. Sampai jumpa di kisah selanjutnya!

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Kayu Mati yang Mengintai di Sungai Sekampung
Amrullah Ibrahim
Flash
Bronze
Semalam di Hotel Berhantu (2)
Novia SR
Cerpen
Bronze
Sunggar Kuntilanak
Dewie Sudarsh
Cerpen
GITO KEMPING DI IKUTI HANTU KUBURAN
kucingtampanfilm
Cerpen
Bronze
Dasi Kupu-Kupu
SUWANDY
Flash
1 Pesan Baru
Ralali Sinaw
Cerpen
Bronze
Annelise van Dijk
Allamanda Cathartica
Cerpen
Bronze
Not Your Nightmare: The Cliff (Jalan yang salah)
Memento Mori
Cerpen
Chapter 1:Tamu dirumah PEJABAT
matthewjashton
Novel
Mengawat Kisikan
heriwidianto
Flash
Siaran Langsung
heriwidianto
Flash
Suara di Balik Daun Talas
Amrullah Ibrahim
Flash
Sebuah Lelucon?
Noer Eka
Novel
Bronze
MUSLIHAT
Rachma Nurlela
Flash
Rumah Kunci
Putri Rafi
Rekomendasi
Flash
Kayu Mati yang Mengintai di Sungai Sekampung
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Bisik Senja di Ruang Kerja
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 9: TERATAI SAKTI DARI SAMUDRA SELATAN
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Rindu di Bukit Rendingan
Amrullah Ibrahim
Flash
Suara di Balik Daun Talas
Amrullah Ibrahim
Novel
Mahligai Suci Karena Ilahi
Amrullah Ibrahim
Novel
Titik Temu
Amrullah Ibrahim
Novel
Senandung Rindu yang Mencair
Amrullah Ibrahim
Novel
Pengembaraan Cinta Sang Pendekar Langit
Amrullah Ibrahim
Novel
Menakar Waktu dalam Ridha-Nya
Amrullah Ibrahim
Novel
Pesantren dan Pelangi Hati
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Deru Bara di Dada Gita
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Segitiga Hati di Simpang Takdir
Amrullah Ibrahim
Novel
Denyut Nadi di Rumah Kita
Amrullah Ibrahim
Novel
Bayang-Bayang Danau Toba
Amrullah Ibrahim