Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Raksasa Penunggu Beringin di Sungai Lubai
0
Suka
1,404
Dibaca

Lokasi: Sungai Lubai, dekat Beringin Besar, Desa Jiwa Baru, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Waktu: Sekitar tahun 1962. Tokoh: Kakek Buya Em, Ayuk Yuli, Aku (Amar).

---***---

Tahun 1962, Sungai Lubai di Desa Jiwa Baru menjadi urat nadi warga, sekaligus menyimpan misteri di balik angkernya area "Beringin Larangan". Kakek Buya Em, pemuda yang kala itu paling skeptis pada takhayul, nekat mandi sendirian di sungai saat malam menjelang Maghrib demi menghindari air sumur yang dingin.

Di tengah kesunyian air yang mendadak berubah dingin menusuk tulang, Kakek Buya Em melihat sosok raksasa setinggi tiga meter berlumut hitam dengan mata menyala merah menatapnya tajam dari dekat pohon beringin besar. Digerogoti rasa takut luar biasa saat makhluk itu melangkah mendekat, Kakek melompat lari tunggang langgang hanya berbalut handuk hingga ambruk di tangga rumahnya, berujung demam tinggi selama sepekan. Kesaksian itu dikuatkan oleh Ayuk Yuli, yang beberapa tahun kemudian sempat mencium bau amis bercampur melati dan melihat sepasang mata merah mengawasi dari balik akar beringin.

Namun, misteri itu mendadak menemui kenyataan ganjil ketika bertahun-tahun kemudian Amar menemukan sebuah foto tua lipatan lemari milik sang kakek. Di balik foto Kakek Buya Em berlumur lumpur di tahun 1962, tertulis coretan tangan nenek: "Hari ini Buya ketahuan warga menyamar jadi penunggu beringin demi menakut-nakuti para pemuda desa yang sering berjudi di tepi sungai."

---***---

Demikianlah kisah nyata pertemuan mencekam Kakek Buya Em dengan makhluk raksasa di Sungai Lubai.

Terima kasih sebesar-besarnya karena telah membaca kisah dari Desa Jiwa Baru ini hingga tuntas. Kami sangat menghargai waktu dan perhatian Anda. Nantikan dan ikuti terus cerita-cerita misteri serta legenda lokal lainnya yang siap membuat bulu kuduk Anda berdiri. Sampai jumpa di kisah selanjutnya!

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Raksasa Penunggu Beringin di Sungai Lubai
Amrullah Ibrahim
Flash
Kamar 304
Jasma Ryadi
Flash
Pelukan Tanah Basah
Jasma Ryadi
Novel
MAKOM KERAMAT SYEH SIRNA JAYA
Rana Kurniawan
Novel
Inang Kedua
Camèlie
Flash
Pengantin Maut
Elya Ra Fanani
Novel
Gold
The Boy Who Drew Monsters
Mizan Publishing
Novel
Malam satu suro
Pradiky winata
Novel
Gold
They Call Me Psychopath
Mizan Publishing
Cerpen
TANPA BAYANGAN
Fiony Asmaya Jutri
Novel
Gold
Fantasteen Hana dan Piano La
Mizan Publishing
Novel
Gadis Jelmaan Parakang
Muhammad Taufiq
Flash
Bronze
Lorong yang Tak Pernah Ada
NUR FARKAN
Flash
Aroma Pukul Tiga Pagi
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Jin Pembongkar Aib
Balqis Nabillah
Rekomendasi
Flash
Raksasa Penunggu Beringin di Sungai Lubai
Amrullah Ibrahim
Novel
Autobiografi Amrullah Ibrahim
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Ai Cacam
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Goresan Takdir di Jalur Besi
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Lentera di Balik Kabut London
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Taman Alam Jiwa
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Sang Kembang Desa
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Deru Bara di Dada Gita
Amrullah Ibrahim
Komik
Jingga di Langit Senja
Amrullah Ibrahim
Novel
Milikku Seorang
Amrullah Ibrahim
Novel
Dua Sujud Satu Muara
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
AROMA KOPI DI LERENG CINTA
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 5: PENDEKAR TERATAI EMAS
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Pulang Menuju Pelukan
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Titik Nadir dan Gunung Cinta
Amrullah Ibrahim