Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Aku berbaring menatap langit-langit kamar dengan pikiran yang kosong—hanya ingin menatap. Tiba-tiba lupa dengan semua rasa yang akhir-akhir membebani. Aku mengangkat tangan beserta lima jari ke atas, menghalangi arah pandangku pada plafon yang mulai berubah warna karena bayang matahari yang menyambang perlahan. Pandangku berubah mengamati jari tangan yang kurenggangkan. Kuku panjang. Kulit kering. Dan.. kurus.
Aku membuang napas singkat seiring terjunnya lengan yang barusan asal kuamati—sebab lelah melawan gravitasi. Dengan paksa aku membuat diriku terduduk. Suara-suara kehidupan di luar apartemen merasuk indra pendengaran, mulai kembali pada bumbu-bumbu realitas yang selalu tertabur.
Brrrrm.. tin tiin!
Rongsook! Semuanya bisa dirongsook!
Semangka semangka! Yang manis yang seger yang murah jangan terlewat semangka!
Siang-siang panas-panas butuh seger ya.. semangka!
Biar idup kagak panas mulu ngademin ati membara ya.. semangka!
Biar tambah semangat ya.. semangka!
Semangka semangkaaa~ Yooo semangka semangkaaa~
"Haah~ semangka? Haha.." aku menyimak backsound siangku dalam gamang. Hingga iklan semangka itu mulai sayup terdengar dan beralih pada potongan film pendek lain—sama, hanya suara.
Sebenarnya.. apa yang sedang kulakukan? Pikirku sambil tertunduk lesu.