Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Misteri
Orang Ketiga
0
Suka
2,185
Dibaca

Orang Ketiga

Di jok belakang, Mawar mendengarkan obrolan suami istri yang kini membawanya pergi entah ke mana. Ia tak hafal jalan yang penuh kelok dan kian menanjak itu.

"Mah, sebenarnya tujuan kita mau ke mana?"

"Kamu nyetir aja. Enggak usah banyak nanya."

"Iya, tapi ke mana? Aku udah nyetir hampir 8 jam, loh."

"Pa! Baru segini aja kamu udah ngeluh."

"Aku capek Mah, lelah! Aku butuh istirahat."

"Ini enggak ada apa-apanya dengan perbuatan kamu, Pa! Kamu pikir, selama setahun aku kamu duakan, aku gak capek? Aku gak lelah?!”

 

Sang suami diam tak berkutik. Ia tak lagi bisa membantah tiap perintah istrinya sejak kepergok bersama selingkuhannya sore tadi. Perjalanan yang melelahkan itu membuat konsentrasinya buyar dan pandangannya pun mulai kabur.

 

Tak lama istrinya menyuruh menepi. Mobil yang ia setir keluar dari jalan utama dan memasuki kawasan hutan dengan jalan berbatu.

 

Mawar merasakan guncangan yang membuatnya tak nyaman akibat jalan yang tak rata, ia hanya bisa menerka jika perjalanan mereka menuju suatu tempat yang terpencil.

 

Laju mobil akhirnya berhenti. Tak ada yang membuka percakapan, hanya keheningan malam dan suara serangga-serangga hutan yang mengisi gelap malam.

 

"Di depan sana ada sebuah jurang, kamu angkat dan buang koper itu ke sana," si istri memerintah suaminya tanpa mengalihkan pandang dari kaca spion. Sang suami manut, dengan sisa tenaga menyeret sebuah koper menuju tempat yang ditunjuk istrinya.

Mawar tersenyum, kini ia tahu ke mana jasadnya akan dibuang.

               

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Flash
Orang Ketiga
amunanjar
Novel
Petaka Kala Itu
Jia Aviena
Skrip Film
Binatang-Binatang Merayap di Bawah Tempat Tidurnya
Maria Wiedyaningsih
Cerpen
Bronze
Karina di Lorong Gelap
Ayesha Razeeta
Flash
Bronze
AI, Pria Tua, di Malam Natal
Nuel Lubis
Flash
Ramalan Kematian
winda nurdiana
Cerpen
MANTRA LUDAH
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
Paranoid
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Gerbang Pintu Jati Purba
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Cahaya Aneh
awanbiru
Flash
Siapa Pembunuh Nina?
M Fadly Hasibuan
Cerpen
Bronze
SiAlan
Moment
Flash
Lampu Terakhir di Lorong B
Aulia umi halafah
Novel
99
Dianikramer
Cerpen
Bronze
Batu Batu Lapar Rabindranath Tagore ; penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Rekomendasi
Flash
Orang Ketiga
amunanjar
Flash
Senja di Bola Mata Hasan
amunanjar
Flash
Mantan (Malam Pertama)
amunanjar
Cerpen
Somad, Hujan, dan Kasih Ibu yang Tak Sampai
amunanjar
Cerpen
Sungai Kabut
amunanjar