Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Reuni
0
Suka
3,264
Dibaca

Hari itu, aku dan kau duduk di kursi yang sama. Namun di meja yang berbeda. Di antara riuh dan kegaduhan, hanya kita yang merasakan waktu berhenti bergerak. Panas tubuhmu menyengat kulit punggungku. Rasanya seperti aliran listrik yang ingin terus kualirkan ke tubuhku agar terus terjaga. Hari itu tidak ada kata yang terucap. Namun dalam keheningan itu, kita menyanyikan lagu yang sama dan mendengarkan nada cinta yang mengalun pelan. Kita tahu ada gelombang tak kasat mata yang saling menyahuti disana.

Namun setelah bertahun-tahun tak pernah berjumpa, kau tiba-tiba berkata, "Aku pernah menyukaimu dulu," dengan nada bicara yang terdengar begitu ringan.

"Tapi sekarang tidak," sanggahmu, "makanya sekarang aku bisa bilang itu dengan mudah."

Aku menyeruput kopi pahit di atas meja. Lalu menyahutinya dengan ekspresi yang tidak kalah tenang, "tentu saja. Kalau masih menyukaiku tentu kamu tidak akan menikah dengan istrimu sekarang dan memiliki anak-anak yang lucu."

"Kamu pernah menyukaiku juga?"tanyamu lagi. Namun apa gunanya? Apa itu bisa memuaskan diriku.

"Sedikit pernah menyukaimu. Terimakasih ya sudah pernah menyukaiku."

Aku tersenyum tulus membalasnya dan kemudian percakapan itu berakhir begitu saja. Kau pergi dengan perasaan lega selayaknya telah membuang sampah pada tempatnya. Sampah yang bertahun-tahun tertinggal di salah satu kantong bajumu. Sekarang sampah di kepalaku juga kupungut lalu kuletakan di atas meja tempat kita bertemu. Kan kubiarkan angin yang menyapunya menjauh.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Reuni
Sylvia Y
Novel
Gold
Replace
Falcon Publishing
Flash
Bronze
Cinta yang Kita Sembunyikan
Silvarani
Flash
Cubitan Manja Sang Primadona
Lukitokarya
Flash
Benang Merah
Sekar Kinanthi
Novel
Bronze
Mutiara
Chrystal Calista
Flash
Bronze
HANYA DIRIMU
Andaray
Flash
Bronze
Ketika Takdir-takdirmu Berbicara kepadamu...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Alasan Pria Mudah Lelah
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
Bronze
Naik Ranjang
Soh
Flash
Lentera yang Meredup Ketika Rintik Memanggilnya
Muhammad Hamdan Mukafi (Emhaf)
Flash
RED #3
Kaylasyifa Azzahrie
Flash
Merayakan Tahun Baru
Rafael Yanuar
Novel
BAGI DUA
Kantin Cerita
Rekomendasi
Flash
Reuni
Sylvia Y
Novel
Bronze
One Persen Of People
Sylvia Y
Flash
Bronze
Falling Star
Sylvia Y
Novel
Bunga Kaca
Sylvia Y
Novel
Renovasi Trauma
Sylvia Y
Novel
Another Winda Story
Sylvia Y
Skrip Film
Twin Flame
Sylvia Y
Flash
I'm sick & You Toxic
Sylvia Y
Novel
Rumah yang menolak untuk pulang
Sylvia Y
Novel
Memoar Blue
Sylvia Y