Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Religi
DI BAWAH LANGIT YANG SAMA
2
Suka
1,700
Dibaca

Secarik surat baru saja diterimanya dari pos. Surat itu datang dari ibunya, yang kini berada di Mekkah.

"Bismillah, Hanafi anakku tersayang,"

Tulisan tangan ibunya yang sama seperti dulu, tapi di beberapa bagian, tinta hitam itu tampak memudar, bercampur dengan bercak yang Han tahu itu air mata ibunya. Ibu selalu bilang bahwa dia kuat, tetapi rindu tak bisa disembunyikan kekuatan itu.

"Di sini sedang hujan. Langit Mekkah terasa seperti memelukku dengan sejuknya tetes-tetes air yang jarang datang. Aku baik-baik saja, Nak. Tapi hatiku penuh rindu."

Hanafi menahan sesak. Ingatannya melayang ke masa kecil, saat hujan turun deras, ibunya selalu berkata, "Hujan adalah berkah, Han. Jangan takut."

Namun, malam ini, hujan yang turun di luar jendelanya tidak terasa seperti berkah. Itu hanya mengingatkannya pada jarak yang memisahkan mereka.

Sudah lima tahun sejak mereka terakhir kali bertemu. Lima tahun penuh dengan surat-surat yang datang dari Mekkah, mengabarkan kehidupan ibunya di sana. Lima tahun penuh dengan janji bahwa suatu hari mereka akan bertemu lagi.

"Setiap kali aku melihat Ka'bah, aku berdoa agar Allah mempertemukan kita kembali. Aku berdoa agar aku bisa memelukmu lagi, melihat wajahmu tanpa perantara surat atau foto. Tapi semua ini butuh waktu. Allah punya rencana terbaik untuk kita."

Tapi kenyataan tidak seindah mimpi. Malam itu, Hanafi menulis balasan untuk surat ibunya.

"Ibu,

Aku membaca surat Ibu dengan hati yang penuh rindu. Aku membayangkan hujan di Mekkah, membayangkan Ibu berdiri di bawahnya sambil tersenyum meski hati kita terpisah jarak.

Ibu, aku juga selalu berdoa agar kita bisa bertemu lagi. Mungkin tidak sekarang, tapi aku yakin Allah akan memberikan jalan.

Aku baik-baik saja di sini, bu. Aku akan terus belajar dan bekerja keras, seperti yang selalu Ibu ajarkan.

Suatu hari nanti, aku akan datang ke Mekkah, atau Ibu yang pulang ke sini. Kita akan berlebaran bersama lagi, seperti dulu, berbagi cerita di bawah langit yang sama.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Novel
Berhenti
Wara Cempaka
Flash
DI BAWAH LANGIT YANG SAMA
Hans Wysiwyg
Flash
Bronze
Menangkap Senyum
Ron Nee Soo
Novel
Kesucian yang Ternoda
maspupah Az-Zahra
Novel
Gold
Yasmin
Bentang Pustaka
Novel
One (Hundred) Percent
Sri Sulastri
Cerpen
Manusia
Armando Gultom
Novel
Baraa'
Ahliya Mujahidin
Novel
Feeling of Being an Enemy
AivAtko31
Flash
Bronze
Natal Sekarang Bukan Natal Dulu
Nuel Lubis
Novel
Awal dan Akhir Kisah
Arunika Chayra
Novel
Bronze
Met My First Love
Farchah Ba'dal Chazani
Flash
Ajari Aku Mencintai-Mu
Rintik Senja
Cerpen
Bronze
KEMISAN
In'am Burhani
Novel
HASANA (Jalan Hijrah sang Gadis Mafia)
Ayu Fitri Septina
Rekomendasi
Flash
DI BAWAH LANGIT YANG SAMA
Hans Wysiwyg
Novel
Stalker Misterius KOZMIC BLUES
Hans Wysiwyg
Cerpen
SUNYI SEKALI
Hans Wysiwyg
Flash
Luruh Bersama Angin
Hans Wysiwyg
Flash
ONLY-- Sometime Truth is Cruel
Hans Wysiwyg
Flash
RUMAH BERTABUR BAN
Hans Wysiwyg
Flash
Manna dan Salwa
Hans Wysiwyg
Flash
BAJINGAN
Hans Wysiwyg
Cerpen
Mencintai Dalam Sunyi
Hans Wysiwyg
Cerpen
KOTAK MERAH
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bandang
Hans Wysiwyg
Flash
Di Bawah Langit Jogja
Hans Wysiwyg
Cerpen
Pacar Figuran
Hans Wysiwyg
Flash
RIO
Hans Wysiwyg
Flash
CLBK Cinta Lama Belum Kelar
Hans Wysiwyg