Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Topeng
0
Suka
20
Dibaca
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

"Aku kadang iri." ucap Novia tiba-tiba.

"Iri?"

"Dengan orang-orang yang bisa pulang... lalu selesai."

Johan menoleh. "Maksudnya?"

"Meninggalkan pekerjaan di kantor. Meninggalkan wajah yang harus mereka pakai seharian. Meninggalkan semuanya." Ia tersenyum kecil. "Aku belum terlalu pandai melakukan itu."

Johan mengangguk pelan. Ia tidak tahu harus menjawab apa. Dia malah jadi bertanya-tanya: topeng apa yang saat ini sedang dipakai oleh Novia?

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Bronze
Lelaki Penghias Pohon Natal Rumahan
Silvarani
Flash
Topeng
Indra Afriza Arsad
Novel
Hujan di Tanah Utara
Irvinia Margaretha Nauli
Komik
Meow
Hello
Cerpen
Bronze
OSENG-OSENG KACANG PANJANG
Maria Kumalararas
Novel
Sisa Waktu di Rumah Kita
Sutan Azis
Cerpen
Dia yang Memandang dari Seberang
Habel Rajavani
Novel
Gold
Story of Volley Club
Mizan Publishing
Novel
Jodoh Online
K. Istiana
Skrip Film
andai
Hank Wijaya
Skrip Film
Let Me Show You
Noor Cholis Hakim
Novel
Bronze
Route
Hendika A. Cantona
Novel
Detik
Vidharalia
Novel
The Story of Water and Fire
Alvin Raja
Novel
Gold
Tujuh Puisi Cinta Sebelum Perpisahan
Mizan Publishing
Rekomendasi
Flash
Topeng
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Di Antara Dua Musim
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Hujan Pertama Di Musim Semi (Buku I: Bramanta)
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Sakanpari: Tempat Kita Pernah Ada
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Penjaga Suara Yang Hilang
Indra Afriza Arsad
Flash
N-P-D
Indra Afriza Arsad
Flash
Pemburu Capung
Indra Afriza Arsad
Flash
Jarak
Indra Afriza Arsad
Flash
Mei
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Selembar Puisi Di Musim Hujan
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Satu Pagi Di Kopitaloka
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Kopitaloka: Rumah Yang Kebetulan Menjual Kopi
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Untuk Yang Pernah Diam
Indra Afriza Arsad