Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Topeng
0
Suka
3,883
Dibaca

"Aku kadang iri," ucap Novia tiba-tiba.

"Iri?"

"Dengan orang-orang yang bisa pulang... lalu selesai."

Johan menoleh, "Maksudnya?"

"Meninggalkan pekerjaan di kantor. Meninggalkan wajah yang harus mereka pakai seharian. Meninggalkan semuanya," ia tersenyum kecil, "aku belum terlalu pandai melakukan itu."

Johan mengangguk pelan. Ia tidak tahu harus menjawab apa. Dia malah jadi bertanya-tanya: topeng apa yang saat ini sedang dipakai oleh Novia?

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Kenapa aku? (Ngarasula)
Rf Rivi
Skrip Film
LOST BUT FOUND
Nadya Octaviana
Flash
Bronze
Number One
Aylanna N. Arcelia
Flash
Bronze
Payudara Lepuh
Bai Ruindra
Flash
DAISY
Rena Miya
Flash
Topeng
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Aku Waria, Aku Juga Manusia
Abdi Husairi Nasution
Cerpen
Escort Girl
Haris Fadilah Hryadi
Flash
Janji Palsu
Ariq Ramadhan Nugraha
Flash
Bronze
Berkhayal
B12
Flash
Balon
Nunu Azizah
Flash
Pangestri, Sebuah Anak Panah Dari Raga Yang Menari
Foggy FF
Cerpen
Bronze
Nyonya Indo dan Enam Anak Perempuannya
Abdi Husairi Nasution
Skrip Film
K: Kisah, Cinta & Kita
Vivin Aprilia
Flash
SSB
Deden Darmawan
Rekomendasi
Flash
Topeng
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Satu Pagi Di Kopitaloka
Indra Afriza Arsad
Flash
Jarak
Indra Afriza Arsad
Flash
N-P-D
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Selembar Puisi Di Musim Hujan
Indra Afriza Arsad
Flash
Mei
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Di Antara Dua Musim
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Sakanpari: Tempat Kita Pernah Ada
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Hujan Pertama Di Musim Semi (Buku I: Bramanta)
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Penjaga Suara Yang Hilang
Indra Afriza Arsad
Flash
Perkenalkan Martil
Indra Afriza Arsad
Flash
Tanggal Lima
Indra Afriza Arsad
Flash
Pemburu Capung
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Kopitaloka: Rumah Yang Kebetulan Menjual Kopi
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Untuk Yang Pernah Diam
Indra Afriza Arsad