Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Surga Kerdus
0
Suka
2,368
Dibaca

Sebuah Opera permainan Sang Penjaga Surga

Di tangannya lah sesiapa yang layak dan tidak layak.

Semua yang ia beri dihitung ketat, semua yang ia lalaikan menguap di udara.

Pena di tangannya tidak berhenti menulis sumpah dan catatan sesiapa saja yang berbau neraka.

Dan sibuk memberi tanda centang tentang sesiapa saja yang menurutnya berbau surga.

Di tangannya pula ada lembaran lembaran apa yang harus dilakukan orang orang agar ia memberikan kalung surga.

Kalung surga palsu yang hanya berisi rantai untuk menjadi budak yang menyembah dirinya yang malas dan tidak bisa melakukan apa apa.

Diberikannya kalung surga kepada orang yang menguntungkan ego rapuhnya.

Diberikannya kalung neraka kepada orang yang membuatnya tak nyaman.

....

Sungguh aku sudi berkalung neraka

Daripada aku harus mengorbankan sesiapa dan apapun yang aku cinta untuk berujung sama atau mengingatkanku bagaimana aku berkalung rantai bergerigi tajam yang berbau wewangian moral.

"Lagipula, siapa yang bercita cita masuk pada surga dalam kepalamu? "

"Surga dari manusia rapuh yang memasak agama untuk menambal egonya dan menjerat orang lain hanyalah surga dari kerdus lapuk nan bau"

"Siapa yang bercita cita masuk dalam surga di kepalamu?"

"Yang pasti bukan aku!"

"Tuhan yang Maha Mengetahui dan pemilik segala ilmu tidak mungkin membuat agama dangkal seperti yang kau promosikan!"

"Kau merasa sebagai tangan kanan Tuhan padahal hanya manusia yang membendung surga Tuhan dan menciptakan surga kerdus penuh bau air liur dan bau kotoran gigi yang diperjualbelikan."

"Kau membendung orang orang yang hendak mencari jalan ke surga Tuhan yang Maha Besar agar mereka tersesat dan masuk pada istana kerdus di surga air liur dan kedangkalan pikiran!"

"Sudah, jangan tawarkan padaku tiket surgamu itu. Aku tidak akan terpesona."

"Aku berharap surga yang abadi dan kokoh milik Tuhan Besarku !"

"Aku menyembah Tuhanku Yang Maha Bijaksana serta Berkehendak, bukan menyembah serapah halus maupun kasar yang memabukkan dari bau mulut dan ludah yang kau pamerkan sebagai jalan kebenaran."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Gelandangan Muda
Dinda Kusuma Ati
Flash
Surga Kerdus
Dinda Kusuma Ati
Flash
DIPAKSA MENYERAH
Khoirul Abidin
Cerpen
SiKATAK
goresan_pena
Flash
SERUPA
Cindy meilana
Flash
Frustasi
Mahmud
Skrip Film
Godwin Agency (script)
FS Author
Novel
Bronze
Candy
Rama Sudeta A
Flash
Senandung Kerinduan di Balik Jendela November
Lukitokarya
Cerpen
Bronze
Deru Aspal dan Peluru di Batas Kota
Muhammad Rizky
Skrip Film
Titisan Siluman Harimau Putih
Teguh Santoso
Novel
Pemburu Zombie
M. Ferdiansyah
Cerpen
The Corrs' Indonesia Adventures
Shabrina Farha Nisa
Cerpen
Bronze
Anak Mimpi
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Pohon Jagat
AndikaP
Rekomendasi
Flash
Surga Kerdus
Dinda Kusuma Ati
Flash
Gelandangan Muda
Dinda Kusuma Ati
Flash
Blasfemi
Dinda Kusuma Ati
Novel
Maya
Dinda Kusuma Ati
Novel
Dancing in the Silence
Dinda Kusuma Ati
Novel
From now to 1414 years ago
Dinda Kusuma Ati
Flash
Tralala Delulu
Dinda Kusuma Ati
Flash
Jika aku harus menyapa nerakaMu, Tuhan
Dinda Kusuma Ati
Cerpen
Duka
Dinda Kusuma Ati
Flash
Di Ambang Pintu
Dinda Kusuma Ati
Flash
Perjalanan Ironi Ciptaan Kebanggaan.
Dinda Kusuma Ati
Flash
Gadis Kecil dan Kaca Kristalnya
Dinda Kusuma Ati
Flash
Percakapan Lama
Dinda Kusuma Ati
Flash
Sakit
Dinda Kusuma Ati
Flash
Pergantian Siang dan Malam
Dinda Kusuma Ati